Jelang Idul Adha, harga sapi merangkak naik
Kamis, 30 Agustus 2012 - 10:59 WIB
Jelang Idul Adha, harga sapi merangkak naik
A
A
A
Sindonews.com – Dua bulan menjelang Hari Raya Idul Adha, harga jual sapi di Kabupaten Kulonprogo, DIY merangkak naik. Jika sebelumnya harga sapi jantan hanya sekitar Rp 7 jutaan, kini meningkat hinga Rp8 juta hingga Rp9 juta.
“Sebelum lebaran harga sapi sudah mulai naik,” jelas Sudarman salah satu pedagang sapi yang ditemui di Pasar Legi, Pengasih Kulonprogo.
Menurutnya, kenaikan seperti ini sudah kerap terjadi setiap tahun. Biasanya dua bulan menjelang Idul Adha, banyak petani yang akan membeli sapi jantan. Saat itu harga sapi bias melambung menjadi Rp9 juta hingga Rp10 juta. Pedagang sendiri akan mendapatkan keuntungan sesaat hingga Rp1 juta.
Kebijakan pemerintah yang memperketat impor daging sapi, ditengarai ikut mempengaruhi harga sapi. Hal ini bisa dilihat dengan semakin meningkatnya permintaan di pasar. Semakin banyak permintaan, secara otomatis akan melambungkan harga jual. Apalagi banyak pedagang yang mengirim sapi keluar daerah.
“Kerap kita terima permintaan dari luar daerah,” tuturnya.
Pedagang yang lain, Pawiro Utomo mengatakan kebutuhan sapi di kulonprogo kebanyakan didominasi oleh sapi local. Selain harganya lebih murah, proses pengulitan lebih mudah dibandingkan dengan sapi metal.
Untuk memenuhi kebutuhan lebaran haji ini, banyak harus mendatangkan dari luar daerah. Diantaranya dari Bantul, Purworejo ataupun daerah sekitar yang lain.
“Biasanya kita cari di pasar hewan Muntilan dan Ambarketawang untuk memenuhi permintaan,” jelasnya.
Selain harga sapi, harga kambing jantan juga meningkat. Jika sebelumnya hanya berkisar antara Rp1 juta sampai Rp1,1 juta, kini sudah diatas Rp1,250 juta.
“Sebelum lebaran harga sapi sudah mulai naik,” jelas Sudarman salah satu pedagang sapi yang ditemui di Pasar Legi, Pengasih Kulonprogo.
Menurutnya, kenaikan seperti ini sudah kerap terjadi setiap tahun. Biasanya dua bulan menjelang Idul Adha, banyak petani yang akan membeli sapi jantan. Saat itu harga sapi bias melambung menjadi Rp9 juta hingga Rp10 juta. Pedagang sendiri akan mendapatkan keuntungan sesaat hingga Rp1 juta.
Kebijakan pemerintah yang memperketat impor daging sapi, ditengarai ikut mempengaruhi harga sapi. Hal ini bisa dilihat dengan semakin meningkatnya permintaan di pasar. Semakin banyak permintaan, secara otomatis akan melambungkan harga jual. Apalagi banyak pedagang yang mengirim sapi keluar daerah.
“Kerap kita terima permintaan dari luar daerah,” tuturnya.
Pedagang yang lain, Pawiro Utomo mengatakan kebutuhan sapi di kulonprogo kebanyakan didominasi oleh sapi local. Selain harganya lebih murah, proses pengulitan lebih mudah dibandingkan dengan sapi metal.
Untuk memenuhi kebutuhan lebaran haji ini, banyak harus mendatangkan dari luar daerah. Diantaranya dari Bantul, Purworejo ataupun daerah sekitar yang lain.
“Biasanya kita cari di pasar hewan Muntilan dan Ambarketawang untuk memenuhi permintaan,” jelasnya.
Selain harga sapi, harga kambing jantan juga meningkat. Jika sebelumnya hanya berkisar antara Rp1 juta sampai Rp1,1 juta, kini sudah diatas Rp1,250 juta.
(and)
Lihat Juga :