BEI pertanyakan kenapa Newmont & Freeport belum IPO

Jum'at, 31 Agustus 2012 - 17:25 WIB
BEI pertanyakan kenapa...
BEI pertanyakan kenapa Newmont & Freeport belum IPO
A A A
Sindonews.com - Kendati belum menerima laporan tentang rencana IPO perusahaan tambang PT Newmont dan PT Freeport, pihak Bursa Efek Jakarta (BEI) menilai, Newmont dan Freeport dapat menjadi pilihan investasi yang berkualitas bagi masyarakat.

"Kalau Newmont mau IPO, BEI membuka tangan. Karena, hal tersebut bisa menjadi perusahaan publik yang baik. Disamping itu masyarakat juga bisa memiliki saham perusahaan yang berkualitas. Namun belum ada laporaan lagi (rencana IPO Newmont)," ujar Direktur Penilaian BEI, Hoesen di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (31/8/2012).

Sudut pandang tersebut sangat menarik. Pasalnya berbagai stigma negatif acap kali mewarnai sepak terjang perusahaan yang bergerak di bidang tambang tersebut.

Hoesen memandang hal itu sebagai dinamika yang lumrah terjadi di tengah performa sebuah perusahaan. Dirinya malah menyayangkan mengapa perusahaan tambang besar seperti Newmont dan Freeport lebih memilih mencatatkan IPO-nya di luar negeri dan bukan bursa lokal. "Newmont dan Freeport underline dari kita, kenapa dia IPO di luar?" tukasnya.

Padahal, kata Hoesen, dengan tercatatnya IPO perusahan-perusaahn besar tersebut, bukan hal yang mustahil hal itu dapat membawa dampak positif bagi dunia pasar modal Indonesia.

"Prospek IPO BEI selalu optimis, market Indonesia harus bertambah besar ukurannya. Tahun ini belum ada yang besar, bursa mengejar kuantitas dan kualitas. Secara jujur, BEI mengatakan belum ada yang besar perusahaan yang IPO di tahun ini," simpulnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Usai IPO, Ayam Goreng...
Usai IPO, Ayam Goreng Nelongso Bakal Ekspansi Bisnis ke IKN
BUMN Diminta Perbaiki...
BUMN Diminta Perbaiki Kinerja Sebelum IPO
Dana IPO Dipakai Buat...
Dana IPO Dipakai Buat Rekrut Programmer, WGSH Tancap Gas di 2022
Bukalapak Resmi Melantai...
Bukalapak Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Bersiap IPO, Intip Jadwal...
Bersiap IPO, Intip Jadwal Penawaran PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK)
6 BUMN Gagal Bersinar...
6 BUMN Gagal Bersinar Meski Sudah IPO, Erick Thohir Enggan Merinci Daftarnya
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
2 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
3 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
3 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
4 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
4 jam yang lalu
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved