Sejumlah SPBU DKI belum terpengaruh kelangkaan BBM

Kamis, 06 September 2012 - 05:00 WIB
Sejumlah SPBU DKI belum...
Sejumlah SPBU DKI belum terpengaruh kelangkaan BBM
A A A
Sindonews.com - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta Timur mengaku hingga saat ini distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina masih aman, lancar dan belum ada kendala apapun.

Terkait akan adanya kelangkaan BBM, mereka mengaku belum memikirkan langkah antisipatif apapun untuk menghadapinya.

Meskipun BBM bersubsidi di Jakarta sudah melebihi kuota mereka berharap tidak akan ada kelangkaan dilapangan karena dapat berimbas kepada penghasilan mereka.

Iwan, pemilik SPBU 34-13602 di Jalan Dewi Sartika Kramatjati mengaku pengiriman BBM dari pertamina hingga saat ini masih lancar dan tidak menemui kesulitan. Dia menjelaskan, untuk setiap harinya SPBU yang melayani hingga 24 jam tersebut selalu memesan BBM kepada pertamina dengan jumlah yang sama.

"Kalau memesan biasanya 24 kilo liter. Khusus untuk premium memang biasanya lebih cepat habis karena konsumennya banyak," jelasnya.

Iwan mengaku memang sempat mendengar pemberitaan tentang akan adanya kelangkaan BBM di Jakarta khususnya yang bersubsidi. Namun dirinya merasa hingga saat ini belum ada efek atas kabar tersebut.

"Dengar sih pernah, cuma tidak ada kendala, pengiriman pesanan masih normal dan tidak ada pembatasan dari pertamina. Mungkin untuk daerah pinggiran," lanjutnya.

Ditambahkan Iwan, jika memang kelangkaan BBM di Jakarta benar-benar terjadi maka dirinya hanya bisa pasrah menghadapinya. "Kalau memang ada pembatasan dari sananya ya kita bisa apa. Kita kan hanya memesan, kalau tidak ada mau bilang apa," tandasnya.

Senada dengan Iwan, Rudianto, Staf Administrasi di SPBU 34-13417 Jalan DI Panjaitan Penas, Jakarta Timur mengaku aktivitas di SPBU-nya masih normal dan tidak ada lonjakan konsumen yang membeli BBM.

"Tidak ada lonjakan, konsumen yang datang masih normal. Mungkin kemarin saja pas ada arus mudik disini selalu dipenuhi mayoritas pengendara motor yang beristirahat," paparnya.

Mengenai akan adanya kelangkaan BBM di Jakarta, Rudianto mengaku belum tahu akan bersikap seperti apa. Yang jelas menurutnya, distribusi BBM dari Pertamina hingga saat ini masih bagus dan tidak ada kendala apapun.

"Orang pertamina juga belum pernah mengatakan apa-apa. Yang jelas kami ketika stok disini sudah mau habis akan memesan kesana, dan selalu dipenuhi," tambahnya.

Ditempat terpisah, Priadi petugas SPBU di Jalan Matraman Raya mengatakan hingga saat ini belum ada instruksi dari pemilik untuk menghadapi kelangkaan BBM. Dia menjelaskan untuk premium sendiri, konsumsinya memang sangat tinggi dan selalu cepat habis.

"Ya seimbang sih antara motor sama mobil. Jika dibandingkan satu mobil itu setara dengan sepuluh motor untuk satu kali isi BBM," jelas Priadi.

Priadi juga menjelaskan untuk konsumsi pertamax sendiri memang tidak terlalu signifikan. Namun semenjak adanya pembatasan premium oleh pemerintah kepada kendaraan dinas plat merah, konsumsi pertamax lumayan bertambah.

"Sekarang kan mobil dinas pakai pertamax, itu juga sih yang membuat konsumsinya jadi lebih banyak, tapi tidak memegaruhi premium juga karena memang lebih murah," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
59 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved