Kemarau, harga cabai meroket hingga 100%
Kamis, 06 September 2012 - 04:00 WIB
Kemarau, harga cabai meroket hingga 100%
A
A
A
Sindonews.com - Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, berimbas pada naiknya harga sayur di pasaran. Seperti di pasar Anyar Kota Tangerang, harga cabai meroket hingga 100 persen.
Kenaikan harga ini dipicu oleh minimnya stok dari petani, karena kondisi kemarau yang mengakibatkan berkurangnya hasil panen.
"Jika sebelumnya harga cabai merah kriting hanya Rp7 ribu perkilo kini naik menjadi Rp15 ribu perkilo, sedangkan cabai rawit yang awalnya Rp13 ribu perkilo kini jadi Rp15 ribu, untuk bawang dan tomat masih normal," kata Anto, pedagang di Pasar Anyar Kota Tangerang, Rabu (5/9/2012).
Anto berharap hujan segera turun, sehingga lahan pertanian kembali subur dan pasokan bagi para pedagang kembali normal yang otomatis juga akan mempengaruhi harga di pasaran.
Kenaikan harga cabai ini langsung dikeluhnya warga. Abdul Cidub salah satunya. Ia merasa kenaikan harga ini berpengaruh terhadap barang jualannya. "Repot kalo harganya naik terus apalagi untuk cabai jadi bahan dasar, beberapa hari lalu harganya masih normal tapi empat hari ini sudah naik," katanya.
Kenaikan harga ini dipicu oleh minimnya stok dari petani, karena kondisi kemarau yang mengakibatkan berkurangnya hasil panen.
"Jika sebelumnya harga cabai merah kriting hanya Rp7 ribu perkilo kini naik menjadi Rp15 ribu perkilo, sedangkan cabai rawit yang awalnya Rp13 ribu perkilo kini jadi Rp15 ribu, untuk bawang dan tomat masih normal," kata Anto, pedagang di Pasar Anyar Kota Tangerang, Rabu (5/9/2012).
Anto berharap hujan segera turun, sehingga lahan pertanian kembali subur dan pasokan bagi para pedagang kembali normal yang otomatis juga akan mempengaruhi harga di pasaran.
Kenaikan harga cabai ini langsung dikeluhnya warga. Abdul Cidub salah satunya. Ia merasa kenaikan harga ini berpengaruh terhadap barang jualannya. "Repot kalo harganya naik terus apalagi untuk cabai jadi bahan dasar, beberapa hari lalu harganya masih normal tapi empat hari ini sudah naik," katanya.
(gpr)
Lihat Juga :