Lebaran, penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak turun 19%

Jum'at, 07 September 2012 - 08:00 WIB
Lebaran, penumpang di...
Lebaran, penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak turun 19%
A A A
Sindonews.com - Arus penumpang melalui pelabuhan Tanjung Perak selama Lebaran 2012 mengalami penurunan sebesar 19 persen. Dari kurun waktu H -15 hingga H +15 tercatat sebanyak 131.835 orang yang turun dan naik di Pelabuhan Tanjung Perak.

"Jumlah tersebut mengalami penurunan hingga 19 persen jika dibandingkan dengan arus penumpang 2011 lalu," kata Kepala Humas PT Pelindo III (Persero) Edi Priyanto dalam siaran pers yang diterima Okezone, Kamis (6/9/2012).

Pada musim Lebaran 2011 tercatat 163.480 orang. Menurutnya, penurunan arus penumpang ini dikarenakan ada beberapa faktor. Seperti para penumpang kapal laut banyak yang beralih dengan moda trasportasi udara. Hal itu terlihat dengan frekuensi penerbangan Banjarmasin-Surabaya.

"Faktor libur Lebaran juga mempengaruhi arus penumpang karena libur yang singkat mereka menunda waktu mudik bisa juga mereka berangkat lebih awal ataupun kembali lebih akhir terlebih sebagian besar penumpang kapal laut bekerja disektor nonformal seperti pedagang, pekerja perkebunan, bangunan, dan lain sebagainya," jelas Edi.

Selama Lebaran 2012 ini tercatat ada 42.415 orang penumpang kapal laut melalui pelabuhan Banjarmasin. Ada penurunan hingga 25 persen jika dibanding tahun lalu yang mencapai 56.309 orang. Sementara itu kondisi berbeda terjadi di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Di pelabuhan utama Jawa Tengah ini disinggahi sekira 75.804 orang penumpang selama musim Lebaran 2012. Jumlah tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan 2011 yang hanya 68.465 orang.

"Pelabuhan Tanjung Emas mencatat kenaikan sekira 11 persen jika dibandingkan tahun lalu, kebanyakan penumpang berasal dari Sampit, Kumai, dan Batulicin," jelasnya.

Peningkatan arus penumpang ini juga terjadi di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah dan Pelabuhan Batulicin, Kalimantan Selatan. Peningkatannya sekira tujuh sampai sembilan persen.

"Kalau di Pelabuhan Sampit secara keseluruhan terjadi penurunan hingga lima persen tetapi jika dihitung dari H-15 hingga H-1 terjadi peningkatan sebesar 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Selamat, Jakarta Terpilih...
Selamat, Jakarta Terpilih sebagai Kota Transportasi Terbaik di Dunia
Kepala UPAS Beberkan...
Kepala UPAS Beberkan Manfaat Menggunakan Transportasi Publik Semenjak Dini
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Kendaraan Tanpa Pengemudi...
Kendaraan Tanpa Pengemudi Jadi Kebutuhan Transportasi Masa Depan
Pembangunan Perumahan...
Pembangunan Perumahan di RI Disebut Tak Sinkron dengan Layanan Transportasi
Seaplane: Solusi Mengatasi...
Seaplane: Solusi Mengatasi Keterbatasan Transportasi Darat dan Laut di Indonesia
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
27 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
45 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved