Sentimen global diyakini pengaruhi IHSG
Jum'at, 07 September 2012 - 07:30 WIB
Sentimen global diyakini pengaruhi IHSG
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan terus menguat pada hari ini menyusul akan adanya aksi dari bank sentral Eropa (ECB) mengumumkan akan melakukan program pembelian SUN di Uni Eropa tanpa limitasi jumlah dana.
"Pada perdagangan Jumat (8/9) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.067-4.082 dan resistance 4.117-4.136," terang Pengamat pasar modal dari Indosurya Asset Management, Reza Priyambada, Jumat (7/9/2012).
IHSG terlihat membentuk pola seperti white marubozu. Posisi candle kembali mendekati middle bollinger bands. MACD bergerak datar dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba kembali bergerak naik menjauhi area oversold. Dari candle yang terbentuk, terlihat IHSG mencoba untuk kembali naik namun, masih tertahan.
Hal ini jelas, pelaku pasar memanfaatkan momen penguatan bursa saham Asia untuk melakukan pembelian terbatas saham-saham yang melemah sebelumnya. Pergerakan IHSG pun masih dipersimpangan menunggu konfirmasi kepastian dari hasil pertemuan ECB dan BoE.
"Dari pembentukan candle sebelumnya, seperti yang kami ulas, terlihat adanya pola bertahan dari IHSG untuk tidak turun lebih dalam," tegas Reza.
Kondisi inipun akhirnya terlihat pada perdagangan Kamis (6/9) lalu, dimana IHSG tidak hanya bertahan untuk tidak melemah lebih dalam namun, justru menguat.
Penguatan ini tidak terlepas dari imbas menguatnya bursa saham Asia yang merespon positif perkembangan Uni Eropa dimana banyak ekspektasi positif yang beredar terkait rencana pembelian obligasi oleh ECB yang akan dibahas pada pertemuan ECB, Kamis (6/9) waktu setempat.
"Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.103,68 (level tertingginya) jelang akhir sesi 2 dan juga sempat menyentuh level 4.080,83 (level terendahnya) di awal sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.102,86," ulasnya.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan a.l : LSIP Spt 2400-2425 Rst 2475-2500 TP 2500. Pergerakan stochastic yang mencoba reversal naik dari bawah oversold dan didukung dengan kondisi pasar, diharapkan dapat mengangkat saham ini.
INTP Spt 19350-19550 Rst 19900-20150 TP 20100. Candle inverted hammer yang didukung dengan stochastic & RSI yang mencoba naik diharapkan bisa menggerakan saham ini.
CPIN Spt 2675-2700 Rst 2750-2775 TP 2775. Stochastic berusaha reversal naik dari area oversold didukung dengan candle yang masih berada di sekitar lower bollinger band diharapkan bisa menggerakkan saham ini
ASII Spt 6800-6900 Rst 7050-7100 TP 7100.
MACD mencoba membentuk golden cross. Candle mendekati middle bollinger band & RSI yang mencoba reversal naik membuat saham ini masih memiliki potensi kenaikan.
Saham-saham lainnya yang dapat diperhatikan a.l ITMG, HRUM, SMGR, ICBP, LPCK, & BMRI
Sampai dengan ulasan ini dibuat bursa saham Eropa bergerak positif karena pelaku pasar mengekspektasi hasil dari pertemuan ECB & BoE akan positif. Artinya akan ada program stimulus yang dikeluarkan.
Bila memang benar maka sentimen ini bisa terjaga hingga esok hari. Apalgi bila data dari AS berupa klaim pengangguran yang jika dirilis turun maka makin menambah sentimen positif sehingga bursa saham Asia pun akan merespon positif juga.
"Pada perdagangan Jumat (8/9) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.067-4.082 dan resistance 4.117-4.136," terang Pengamat pasar modal dari Indosurya Asset Management, Reza Priyambada, Jumat (7/9/2012).
IHSG terlihat membentuk pola seperti white marubozu. Posisi candle kembali mendekati middle bollinger bands. MACD bergerak datar dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba kembali bergerak naik menjauhi area oversold. Dari candle yang terbentuk, terlihat IHSG mencoba untuk kembali naik namun, masih tertahan.
Hal ini jelas, pelaku pasar memanfaatkan momen penguatan bursa saham Asia untuk melakukan pembelian terbatas saham-saham yang melemah sebelumnya. Pergerakan IHSG pun masih dipersimpangan menunggu konfirmasi kepastian dari hasil pertemuan ECB dan BoE.
"Dari pembentukan candle sebelumnya, seperti yang kami ulas, terlihat adanya pola bertahan dari IHSG untuk tidak turun lebih dalam," tegas Reza.
Kondisi inipun akhirnya terlihat pada perdagangan Kamis (6/9) lalu, dimana IHSG tidak hanya bertahan untuk tidak melemah lebih dalam namun, justru menguat.
Penguatan ini tidak terlepas dari imbas menguatnya bursa saham Asia yang merespon positif perkembangan Uni Eropa dimana banyak ekspektasi positif yang beredar terkait rencana pembelian obligasi oleh ECB yang akan dibahas pada pertemuan ECB, Kamis (6/9) waktu setempat.
"Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.103,68 (level tertingginya) jelang akhir sesi 2 dan juga sempat menyentuh level 4.080,83 (level terendahnya) di awal sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.102,86," ulasnya.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan a.l : LSIP Spt 2400-2425 Rst 2475-2500 TP 2500. Pergerakan stochastic yang mencoba reversal naik dari bawah oversold dan didukung dengan kondisi pasar, diharapkan dapat mengangkat saham ini.
INTP Spt 19350-19550 Rst 19900-20150 TP 20100. Candle inverted hammer yang didukung dengan stochastic & RSI yang mencoba naik diharapkan bisa menggerakan saham ini.
CPIN Spt 2675-2700 Rst 2750-2775 TP 2775. Stochastic berusaha reversal naik dari area oversold didukung dengan candle yang masih berada di sekitar lower bollinger band diharapkan bisa menggerakkan saham ini
ASII Spt 6800-6900 Rst 7050-7100 TP 7100.
MACD mencoba membentuk golden cross. Candle mendekati middle bollinger band & RSI yang mencoba reversal naik membuat saham ini masih memiliki potensi kenaikan.
Saham-saham lainnya yang dapat diperhatikan a.l ITMG, HRUM, SMGR, ICBP, LPCK, & BMRI
Sampai dengan ulasan ini dibuat bursa saham Eropa bergerak positif karena pelaku pasar mengekspektasi hasil dari pertemuan ECB & BoE akan positif. Artinya akan ada program stimulus yang dikeluarkan.
Bila memang benar maka sentimen ini bisa terjaga hingga esok hari. Apalgi bila data dari AS berupa klaim pengangguran yang jika dirilis turun maka makin menambah sentimen positif sehingga bursa saham Asia pun akan merespon positif juga.
(gpr)
Lihat Juga :