Dark Pool bukan hal baru di bursa

Jum'at, 07 September 2012 - 18:41 WIB
Dark Pool bukan hal...
Dark Pool bukan hal baru di bursa
A A A
Sindonews.com - Fenomena "dark pool" kembali menyeruak ke permukaan. Padahal, fenomena ini bukanlah baru melainkan sudah ada dari dulu, hanya saja saat ini kemunculannya perlu dicermati kembali.

Menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Lily Widjaja, dark pool ini sudah ada sejak lama. Namun, sekarang ini perlu dicermati kembali. Dengan perkembangan teknologi seperti sekarang, menurutnya, banyak yang sudah mengerti tentang dark pool.

Bila berbicara tentang dark pool dalam bentuk yang sederhana, yakni layaknya terjadi crossing. Crossing yang dilakukan oleh perusahaan efek anggota bursa, yaitu ketika mereka mendapatkan order beli dan jual pada harga yang sama, maka akan ada efek yang sama.

"Jadi dengan membeli volume yang sama daripada mereka melempar order beli dan order jual itu ke trading sistemnya BEI, mereka melakukan match sendiri, itu bisa dilakukan karena efeknya sama, harganya sama, volumenya sama, kemudian baru dieksekusi di lantai bursa, itu kan sebenarnya bentuk dari dark order atau dark likuidity yang paling sederhana. Tapi bila kita berbicara tentang dark pool ini adalah fenomena yang semakin berkembang disebabkan oleh perkembangan teknologi dan trading model yang baru, jadi menjadi lebih kencang, di situ memang timbul isu bagaimana proses price discovery-nya karena dia kan dark," ungkapnya saat diskusi di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (7/9/2012).

Munculnya penyedia alternatif perdagangan saham di luar bursa yang bernama Investment Technology Group (ITG) merupakan salah satu broker berbasis di Amerika Serikat (AS) yang menjadi perusahaan perdagangan asing yang meluncurkan dark pool.

ITG mengaku Indonesia akan menjadi negara ke-22 bagi pasar dark pool yang dikelola oleh perusahaan terbesar kedua di dunia yang menjadi pengelola perdagangan alternatif bernama POSIT ini. Peluncuran fasilitas dark pool di Indonesia ini sekaligus menjadi layanan pertama yang dibuka ITG di kawasan Asia Tenggara.

ITG mengaku pembukaan fasilitas dark pool untuk Indonesia dilakukan karena Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara yang memungkinkan perdagangan atau transaksi perpindahan saham dilakukan di luar bursa.

Selain dimungkinkan dengan aturan yang ada, perdagangan di luar bursa di Indonesia tidak mengharuskan adanya batas minimal nilai transaksi dan kewajiban terkait mekanisme tertentu untuk pelaporan harga transaksi tersebut. Di Singapura, perdagangan di luar bursa diperbolehkan, tetapi harus dengan minimal nilai transaksi yang dipatok relatif tinggi.

Investor institusi kian meminati dark pool karena memungkinkan penjualan saham dalam volume besar tanpa harus memengaruhi harga di bursa. Karena pelaporan hanya perlu dilaporkan setelah transaksi terjadi, investor tidak perlu mengungkapkan identitasnya pada saat akan menjual.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lantik Pengurus Asprindo...
Lantik Pengurus Asprindo Sulsel, Ketua Umum: Pengusaha Bumiputera Harus Jadi Petarung
Sering Jadi Penyebab...
Sering Jadi Penyebab Kecelakaan, Ini Solusi untuk Mengatasi Truk ODOL
Memantapkan Program...
Memantapkan Program Kampung Industri, Kemendes PDT dan Asprindo Teken Kerja Sama
Kadin Sumatera Utara...
Kadin Sumatera Utara Dukung Anindya Bakrie Maju sebagai Kandidat Ketua Umum Kadin Indonesia
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
MNC Insurance dan APTRINDO...
MNC Insurance dan APTRINDO Teken MoU Beri Perlindungan Pengiriman Barang
Berita Terkini
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
16 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
38 menit yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
1 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
2 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved