2013, kuota BBM subsidi disepakati 46,01 KL
Senin, 10 September 2012 - 21:28 WIB
2013, kuota BBM subsidi disepakati 46,01 KL
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati pengajuan pemerintah terkait kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk tahun 2013 sebesar 46,01 juta Kiloliter (kl). Ini juga sesuai dengan yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pembacaan Nota Keuangan lalu.
"Volume BBM bersubsidi untuk tahun depan disepakati sebesar 46,01 juta kl," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (10/9/2012).
Kuota tersebut terdiri dari premium 29,6 juta kl, minyak tanah 1,7 juta kl, dan solar 15,11 juta kl. Sementara itu, harga minyak Indonesia (Indonesian crude price/ICP) dalam RAPBN 2013 disepakati USD100 per barel, volume BBM sebesar 46,01 juta kl.
Sedangkan untuk kuota elpiji 3 kg disetujui sebesar 3,86 juta ton, subsidi biodiesel Rp3.000 per liter, bioetanol Rp3.500 per liter, LGV Rp1.500 per liter, dan alpha BBM Rp642,64 per liter. "Ini hasil yang baik kita bisa menyelesaikannya," pungkasnya.
"Volume BBM bersubsidi untuk tahun depan disepakati sebesar 46,01 juta kl," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (10/9/2012).
Kuota tersebut terdiri dari premium 29,6 juta kl, minyak tanah 1,7 juta kl, dan solar 15,11 juta kl. Sementara itu, harga minyak Indonesia (Indonesian crude price/ICP) dalam RAPBN 2013 disepakati USD100 per barel, volume BBM sebesar 46,01 juta kl.
Sedangkan untuk kuota elpiji 3 kg disetujui sebesar 3,86 juta ton, subsidi biodiesel Rp3.000 per liter, bioetanol Rp3.500 per liter, LGV Rp1.500 per liter, dan alpha BBM Rp642,64 per liter. "Ini hasil yang baik kita bisa menyelesaikannya," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :