ESDM diminta serahkan Blok Pase ke rakyat Aceh Timur
Minggu, 16 September 2012 - 16:28 WIB
ESDM diminta serahkan Blok Pase ke rakyat Aceh Timur
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik diminta oleh masyarakat Aceh Timur untuk menyerahkan pengelolaan Blok Pase dari perusahaan asal Australia, Triangle Pase Inc kepada BUMD setempat. Hal ini juga seiring dengan habisnya masa kontrak perusahaan tersebut.
"Kami minta agar Menteri ESDM menyerahkan pengelolaan Blok Pase ke BUMD," kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Timur, Tengku Alauddin di Jakarta, Minggu (16/9/2012).
Dia menjelaskan, berdasarkan surat Menteri ESDM Nomor 1132/12/MEM.N/2012 tertanggal 10 Februari 2012 kepada Kepala Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), pemerintah menyatakan sudah tidak memperpanjang lagi kontrak Triangle Pase Inc di Blok Pase. "Namun, kenyataannya, Traingle masih beroperasi. Ini sudah melanggar hukum," tegasnya.
Dirinya bersama sejumlah warga Aceh Timur yang sudah berusaha menemui Menteri ESDM Jumat lalu mengaku kecewa kedatangannya tidak membuahkan hasil. Apalagi dengan proses yang hingga kini belum terselesaikan, padahal surat resmi terkait sudah dikirim sejak Desember 2011. "Akan tetapi, sampai sekarang, surat kami belum ada tanggapan dari Pak Menteri," pungkas Tengku.
Triangle Pase Inc sendiri dimiliki sepenuhnya oleh perusahaan yang tercatat di bursa Australia, Triangle Energy. Dalam pengumumannya di bursa saham Australia pada 8 Desember 2011, Triangle telah mengkaitkan Blok Pase dengan masuknya investor baru yakni Standard Chartered Private Equity (Singapore).(mai)
"Kami minta agar Menteri ESDM menyerahkan pengelolaan Blok Pase ke BUMD," kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Timur, Tengku Alauddin di Jakarta, Minggu (16/9/2012).
Dia menjelaskan, berdasarkan surat Menteri ESDM Nomor 1132/12/MEM.N/2012 tertanggal 10 Februari 2012 kepada Kepala Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), pemerintah menyatakan sudah tidak memperpanjang lagi kontrak Triangle Pase Inc di Blok Pase. "Namun, kenyataannya, Traingle masih beroperasi. Ini sudah melanggar hukum," tegasnya.
Dirinya bersama sejumlah warga Aceh Timur yang sudah berusaha menemui Menteri ESDM Jumat lalu mengaku kecewa kedatangannya tidak membuahkan hasil. Apalagi dengan proses yang hingga kini belum terselesaikan, padahal surat resmi terkait sudah dikirim sejak Desember 2011. "Akan tetapi, sampai sekarang, surat kami belum ada tanggapan dari Pak Menteri," pungkas Tengku.
Triangle Pase Inc sendiri dimiliki sepenuhnya oleh perusahaan yang tercatat di bursa Australia, Triangle Energy. Dalam pengumumannya di bursa saham Australia pada 8 Desember 2011, Triangle telah mengkaitkan Blok Pase dengan masuknya investor baru yakni Standard Chartered Private Equity (Singapore).(mai)
(gpr)
Lihat Juga :