Tiga strategi 'Sun Rise of Java' gaet wisman

Rabu, 26 September 2012 - 13:25 WIB
Tiga strategi Sun Rise...
Tiga strategi 'Sun Rise of Java' gaet wisman
A A A
Sindonews.com - Setelah menyabet penghargaan Travel Club Tourism Award (TCTA) 2012 dari Travel Club bekerja sama dengan Kemenko Perekonomian dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuat iklim pariwisata di Kabupaten Banyuwangi terus menggeliat.

Setidaknya ada tiga strategi yang dilakukan oleh kabupaten yang berjuluk 'Sun Rise of Java' ini.

Bupati Bayuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, saat ini Kabupaten banyuwangi sedang melakukan tiga konsolidasi untuk memperkuat pembangunan kepariwisataan.

Pertama, adalah pembangunan infrastruktur untuk akses menuju destinasi wisata unggulan seperti akses ke Kawah Ijen dan Pantai Plengkung. Khusus untuk pantai Plengkung ada perbaikan infrastruktur sehingga wisatawan yang datang ke tempat ini tidak lagi dari Bali.

"Tahun ini untuk perbaikan infrastruktur ke Pantai Plengkung ditargetkan tuntas. Mereka (wisatawan) tidak harus melalui Bali melainkan bisa melalui Surabaya," kata Anas di Surabaya, Rabu (26/9/2012).

Yang kedua, lanjut Anas, adalah konsolidasi kekayaan budaya lokal. Untuk sektor ini, mengingat khazanah kebudayaan Banyuwangi sangat beragam. Jika dikemas semenarik mungkin akan memiliki daya tarik tersendiri bagi Wisatawan. "Perpaduan modernitas dan lokalitas akan menjadi kekayaan budaya yang diminati wisatawan," tandasnya.

Terakhir adalah melakukan konsolidasi dengan masyarakat pariwisata. Hal itu bertujuan agar masyarakat ramah kepada wisatwan. Semua lini di Banyuwangi harus kompak agar sektor ini terus tumbuh. "Dengan begitu mampu memberikan multiplier effect yang luas bagi kesejahteraan masyarakat," kata Anas.

Ia menambahkan, pihaknya juga mengincar wisatawan yang selama ini hanya berkunjung ke Bali. Hingga semester pertama tahun ini, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai sekitar 1,4 juta, naik 7,73 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Jika kita bisa gaet 20 persen saja untuk membawa mereka ke Banyuwangi, tentu dampaknya cukup signifikan. Belum lagi wisatawan mancanegara lainnya dan wisatawan domestik yang tak kalah potensinya," tukasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved