Unilever fasilitasi pasar sehat
Rabu, 26 September 2012 - 15:19 WIB
Unilever fasilitasi pasar sehat
A
A
A
Sindonews.com - Keberadaan pasar tradisional, masih menjadi pilar utama dalam mendukung roda perekonomian masyarakat. Banyak masyarakat menggantungkan hidupnya dari aktivitas di pasar tradisional. Unilever Indonesia Foundation terus mendorong dan melakukan pembinaan untuk mewujudkan pasar yang bersih dan sehat.
General Manager PT Unilever Indonesia Foundation, Sinta Kaniawati mengatakan saat ini sudah ada enam pasar diwilayah DIY yang dibina melalui program pasar Sehat. Yakni, Pasar Imogiri, Piyungan dan Niten (di Bantul), Pasar condongcatur dan Pasar Sambilegi di Sleman dan Pasar Prawirotaman di Kota Yogyakarta. Sedangkan di daerah lain di Gresik, Nganjuk, Sidoarjo dan Probolinggo, Jawa Timur.
“Lita ingin menciptakan pasar tradisional yang sehat, lingkungan yang bersih agar kesehatan dan kesejahteraan maysarakat lebih baik,” jelas Sinta, pada Bincang-bincang Pasar Sehat, di Yogyakarta (Rabu (26/9/2012).
Program pasar sehat ini, dilaksanakan bekerjasama dengan pemerintah setempat dengan memberikan pelatihan terhadap 200 pedagang pasar menjadi kader.
Di antaranya dengan pelatihan gaya hidup yang bersih dan sehat. Untuk mendukung program juga disediakan fasilitas sarana cuci tangan, tempat pengolahan sampah, POS kesehatan hingga sarana pembuangan air limbah , toilet ataupun penitiapn anak.
Progam ini telah memberikan dampak positif kepada para stakeholder. “Di antaranya dampak positif yang diterima karang taruna di sekitar pasar adalah kemampuan membuat kompos,” tuturnya.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Piyungan, Bantul, Sukarno, mengaku telah merasakan banyak manfaat dari program Pasar Sehat. Tidak hanya bagi pedagang, namun juga pembeli juga ikut menikmati suasana pasar yang bersih dan sehat. “Kalau bersih, kan banyak pembeli yang mau datang,” tuturnya.
Untuk mendukung program ini, di Pasar Piyungan kerap diselenggarakan lomba kebersihan antara los atau blok. Cara ini cukup direspon positif bagi pedagang, untuk ikut aktif menjaga kebersihan dan kesehatan.
General Manager PT Unilever Indonesia Foundation, Sinta Kaniawati mengatakan saat ini sudah ada enam pasar diwilayah DIY yang dibina melalui program pasar Sehat. Yakni, Pasar Imogiri, Piyungan dan Niten (di Bantul), Pasar condongcatur dan Pasar Sambilegi di Sleman dan Pasar Prawirotaman di Kota Yogyakarta. Sedangkan di daerah lain di Gresik, Nganjuk, Sidoarjo dan Probolinggo, Jawa Timur.
“Lita ingin menciptakan pasar tradisional yang sehat, lingkungan yang bersih agar kesehatan dan kesejahteraan maysarakat lebih baik,” jelas Sinta, pada Bincang-bincang Pasar Sehat, di Yogyakarta (Rabu (26/9/2012).
Program pasar sehat ini, dilaksanakan bekerjasama dengan pemerintah setempat dengan memberikan pelatihan terhadap 200 pedagang pasar menjadi kader.
Di antaranya dengan pelatihan gaya hidup yang bersih dan sehat. Untuk mendukung program juga disediakan fasilitas sarana cuci tangan, tempat pengolahan sampah, POS kesehatan hingga sarana pembuangan air limbah , toilet ataupun penitiapn anak.
Progam ini telah memberikan dampak positif kepada para stakeholder. “Di antaranya dampak positif yang diterima karang taruna di sekitar pasar adalah kemampuan membuat kompos,” tuturnya.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Piyungan, Bantul, Sukarno, mengaku telah merasakan banyak manfaat dari program Pasar Sehat. Tidak hanya bagi pedagang, namun juga pembeli juga ikut menikmati suasana pasar yang bersih dan sehat. “Kalau bersih, kan banyak pembeli yang mau datang,” tuturnya.
Untuk mendukung program ini, di Pasar Piyungan kerap diselenggarakan lomba kebersihan antara los atau blok. Cara ini cukup direspon positif bagi pedagang, untuk ikut aktif menjaga kebersihan dan kesehatan.
(gpr)
Lihat Juga :