Merpati jalin kerjasama dengan lessor Hong Kong

Rabu, 26 September 2012 - 20:22 WIB
Merpati jalin kerjasama...
Merpati jalin kerjasama dengan lessor Hong Kong
A A A
Sindonews.com - PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) menjalin kerjasama dengan perusahaan penyewa pesawat (lessor) asal Hong Kong, China Aircraft Leasing Company (CALC), untuk pengadaan 60 unit armada berjenis Airbus dan Embraer.

Direktur Komersial Merpati Nusantara Airlines Sutan Banuara mengatakan penandatanganan kontrak kerjasama telah dilakukan kedua perusahaan kemarin di Hong Kong. Meskipun demikian, kedua belah pihak saat ini masih membahas bersama mengenai sistem kerjasama lebih lanjut yaitu dengan menggunakan skema bagi hasil (profit shearing).

"Akan di atur bagaimana perjanjian profit shearingnya, sehingga kita belum bisa menyebutkan berapa besar investasi yang dikeluarkan untuk pengadaan armada ini," kata Sutan usai menghadiri jumpa pers ulang tahun ke-50 MNA di Hotel Borobudur di Jakarta, Rabu (26/9/2012).

Sebagai informasi, CALC sahamnya dimiliki Friedmann Pacific Asset Management Company limited (FPAM) sebesar 45,43 persen, China Everbright Limited (CEL) dan China Aerospace Investment Holdings Ltd (CAIH) masing-masing memiliki saham 44,14 persen dan 8,05 persen.

Dia menjelaskan, 60 pesawat yang akan dipesan perseroannya yaitu 20 armada Airbus A320, 20 armada Embraer ERJ-190 dan 20 armada Embraer ERJ-145. Dia menargetkan akan mulai didatangkan ke Indonesia pada akhir tahun ini, dengan kedatangan dua unit pesawat. Sedangkan masa kerjasama ini akan berlangsung selama lima tahun sejak penandatangan kontrak.

"Pola kerjasama dengan skema profit shearing ini telah dijalankan sebelumnya dengan Pemda Merauke (Papua) selama lima tahun, ini sudah memasuki tahap kedua dan lanjut," jelasnya.

Sutan menuturkan kerja sama MNA dengan CALC akan mengembangkan frekuensi penerbangan milik perseroan pada tahap awal. Kemudian, pembukaan rute penerbangan baru untuk penerbangan ke Indonesia Bagian Timur, Tengah, dan Barat. Merpati, menurut Sutan, menawarkan peluang industri penerbangan Indonesia kepada CALC.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sah! Merpati Airlines...
Sah! Merpati Airlines Resmi Dinyatakan Pailit
Erick Thohir Ungkap...
Erick Thohir Ungkap Alasan Pembubaran Merpati Airlines
Bangkrut, Merpati Airlines...
Bangkrut, Merpati Airlines Tinggalkan Utang Rp10,9 Triliun
Intip Sejarah Merpati...
Intip Sejarah Merpati Airlines, Maskapai Kebanggaan yang Kini Bangkrut
Jokowi Resmi Bubarkan...
Jokowi Resmi Bubarkan Merpati Airlines, Segini Pesangon Eks Karyawan
PP Diteken Jokowi, Maskapai...
PP Diteken Jokowi, Maskapai Merpati Nusantara Airlines Resmi Bubar
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
9 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
9 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
10 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
10 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
10 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved