Tarif KA ekonomi dipastikan naik

Jum'at, 28 September 2012 - 19:00 WIB
Tarif KA ekonomi dipastikan...
Tarif KA ekonomi dipastikan naik
A A A
Sindonews.com - Tarif kereta api (KA) ekonomi jarak jauh dipastikan mengalami kenaikan sejalan penambahan fasilitas air conditioner (AC) pada semua gerbong KA ekonomi.

Rencana perubahan tarif KA ekonomi diakui Direktur Operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Herlianto. Menurut dia, saat ini PT KAI sedang merampungkan pemasangan AC di semua gerbong KA ekonomi jarak jauh. Diharapkan semua gerbong KA ekonomi ber-AC sampai akhir tahun ini.

"Setelah semua KA ekonomi ber-AC, pasti ada perubahan tarif karena fasilitasnya bertambah," kata Herlianto kepada wartawan seusai peringatan HUT KAI ke-67 di Kantor Pusat PT KAI, Kota Bandung, Jumat (28/9/2012).

Namun demikian, Herlianto belum bisa memastikan berapa besaran kenaikan tarif tersebut. PT KAI sendiri, belum melakukan penghitungan secara detail peningkatakan biaya operasional setelah KA ekonomi ber-AC. Untuk perubahan tarif, PT KAI akan mengajukan kepada pemerintah untuk disahkan.

"Nanti akan ditentukan apakah KA ekonomi jarak jauh masih disubsidi pemerintah melalui PSO atau tidak. Kalau tidak PSO berarti jadi komersil," jelas dia. Walaupun menjadi KA komersil, Herlianto memastikan tarifnya tidak akan menyaingi KA bertarif bisnis.

Di samping itu, jika KA ekonomi menjadi komersil dipastikan anggaran PSO bagi PT KAI akan dipangkas. "Yang jelas, tidak mungkin PSO dihilangkan semua karena ada KA ekonomi lokal yang tetap akan disubsidi pemerintah," ujar dia.

Meski terjadi kenaikan tarif, lanjut Harlianto, pengguna KA kelas ekonomi jarak jauh dipastikan akan lebih nyaman karena adanya fasilitas AC. "Okupansi 100 persen ber-AC. Jadi, penumpang akan merasa lebih nyaman. Penggunaan fasilitas AC tersebut merupakan bagian dari pengembangan pelayanan PT KAI," katanya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
4 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
5 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
7 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
9 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
10 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
11 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved