MTLA investasi Rp4 M bangun The Platinum
Minggu, 30 September 2012 - 15:30 WIB
MTLA investasi Rp4 M bangun The Platinum
A
A
A
Sindonews.com - PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) mennginvestasikan dana sebesar Rp4 miliar untuk konstruksi proyek pembangunan klaster The Platinum di kawasan perumahan Metland Tambun, Bekasi.
"Investasinya sekitar Rp3-4 miliar. Itu untuk kontruksi saja karena kalau tanah, kita sudah investasi sejak lama," kata Vice Director MTLA Tono Supartono di sela-sela Launching Cluster The Platinum di kawasan perumahan Metland Tambun, Bekasi, Minggu (30/9/2012).
Mengenai sumber pendanaan untuk pembangunan proyek konstruksi perumahan premium tersebut, dia menjelaskan, berasal dari kas internal perusahaan. Adapun, jumlah unit rumah di klaster The Platinum yang dijual sebanyak 107 unit. Penjualan seluruh unit rumah ini ditargetkan bisa selesai pada akhir kuartal I tahun depan.
Pada kesempatan tersebut, Tono juga menyebutkan, kawasan yang dipilih perusahaan pengembang properti tersebut merupakan kawasan yang sangat cocok bagi mereka yang berminat melakukan investasi di bidang properti. Pasalnya, harga tanah di kawasan Tambun tersebut tengah meningkat pesat.
"Tahun 2010, tanah di sini harganya Rp2,3 juta per meter perseginya. Sekarang, sudah mencapai Rp3,5 juta. Itu kan artinya peningkatannya cukup tinggi. Tahun depan, kita proyeksikan, harga tanah di sini sudah mencapai Rp6 Juta per meter persegi," tutupnya.
"Investasinya sekitar Rp3-4 miliar. Itu untuk kontruksi saja karena kalau tanah, kita sudah investasi sejak lama," kata Vice Director MTLA Tono Supartono di sela-sela Launching Cluster The Platinum di kawasan perumahan Metland Tambun, Bekasi, Minggu (30/9/2012).
Mengenai sumber pendanaan untuk pembangunan proyek konstruksi perumahan premium tersebut, dia menjelaskan, berasal dari kas internal perusahaan. Adapun, jumlah unit rumah di klaster The Platinum yang dijual sebanyak 107 unit. Penjualan seluruh unit rumah ini ditargetkan bisa selesai pada akhir kuartal I tahun depan.
Pada kesempatan tersebut, Tono juga menyebutkan, kawasan yang dipilih perusahaan pengembang properti tersebut merupakan kawasan yang sangat cocok bagi mereka yang berminat melakukan investasi di bidang properti. Pasalnya, harga tanah di kawasan Tambun tersebut tengah meningkat pesat.
"Tahun 2010, tanah di sini harganya Rp2,3 juta per meter perseginya. Sekarang, sudah mencapai Rp3,5 juta. Itu kan artinya peningkatannya cukup tinggi. Tahun depan, kita proyeksikan, harga tanah di sini sudah mencapai Rp6 Juta per meter persegi," tutupnya.
(rna)
Lihat Juga :