PT KAI kembangkan wisata kereta

Selasa, 02 Oktober 2012 - 19:20 WIB
PT KAI kembangkan wisata...
PT KAI kembangkan wisata kereta
A A A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana mengembangkan bisnis pariwisata dengan melakukan perbaikan pada beberapa bangunan heritage.

Vice President Pusat Pelestarian dan Bangunan Bersejarah PT KAI Trenggono Adi mengakui, saat ini pihaknya terus mengembangkan konsep wisata kereta dengan melakukan perbaikan pada beberapa bangunan dan armada yang telah berusia tua. Seperti stasiun, gerbong KA, lokomotif, dan lainnya.

“Kita akan melakukan renovasi bertahap pada beberapa bangunan tua seperti stasiun. Penataan itu, diharapkan menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat,” kata Trenggono Adi di sela-sela pembukaan pameran lukisan Lawang Sewu di Jalan Dayang Sumbi, Kota Bandung, Selasa (2/10/2012).

Renovasi tersebut sekaligus upaya PT KAI melakukan perbaikan pintu masuk stasiun untuk menerapkan sistem boarding pass. Menurut dia, beberapa stasiun akan didesain menjadi tempat unggulan produk lokal. Konsep tersebut diharapkan bisa memunculkan ciri khas pada setiap stasiun. “Setiap stasiun akan menjadi tempat untuk memaksimalkan potensi daerah,” timpal dia.

Lebih lanjut Trenggono menjelaskan, tahun ini, PT KAI mengalokasikan dana perbaikan bangunan tua senilai Rp10 miliar. Rp6 miliar untuk perbaikan bangunan dan Rp4 miliar untuk perbaikan non bangunan. Dana tersebut, di antaranya dialokasikan untuk renovasi museum Lawang Sewu dan museum Ambarawa.

Diakui dia, PT KAI saat ini sedang fokus menggarap museum KA di Ambarawa menjadi museum KA pertama dan terlengkap di Indonesia. “Ambarawa dipilih sebagai lokasi karena faktor ketersediaan areal dan benda-benda seperti lokomotif kuno yang sudah ada,” kata Trenggono.

Di Ambarawa, juga masih dioperasikan KA bergerigi yang tertua di Indonesia. Adapun koleksi lokomotif yang ada di Stasiun Ambarawa seperti 27 unit lokomotif yang usianya telah ratusan tahun. Pada museum itu, juga ada gerbong KA yang konon pernah dipergunakan oleh Sultan Madura. Ada sekitar 400 benda yang berkaitan dengan KA yang dipamerkan di Museum KA di Ambarawa.

Pembangunan museum KA di Ambarawa, lanjut dia, menghabiskan anggaran sebesar Rp5,8 miliar dimulai sejak tahun 2011. Rencananya, museum tersebut akan mulai beroperasi pada tahun 2013 mendatang. Selain Ambarawa, pihaknya juga akan membuat museum KA lainnya di beberapa daerah di Indonesia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
3 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
4 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
6 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
10 jam yang lalu
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved