IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan
Kamis, 04 Oktober 2012 - 08:18 WIB
IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan
A
A
A
Sindonews.com - Pergerakan saham regional yang dibawah ekspektasi rupanya memberi sentimen negatif dan mengakibatkan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari ini. Aksi ambil untung (profit taking) diperkirakan akan membayangi gerak IHSG.
"Pada perdagangan Kamis (4/10) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.216-4.236 dan resistance 4.267-4.274," terang Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada kepada Sindonews, Kamis (4/10/2012).
Sementara pada perdagangan kemarin di lantai Bursa Efek Indoensia (BEI), IHSG ditutup melemah 5,33 poin atau 0,13 persen menjadi 4.251,51. Untuk hari ini, Reza memperkirakan, IHSG terlihat membentuk pola seperti hanging man dan sedikit menjauhi upper bollinger bands.
"IHSG kembali terbatas pergerakannya dimana peluang kenaikan kembali terhalangi aksi profit taking," imbuhnya.
Di sisi lain, lanjut Reza, sentimen yang ada juga tidak kuat untuk mempertahankan kenaikan IHSG sehingga berpeluang kembali melanjutkan pelemahannya, kecuali jika bursa saham AS bisa bergerak positif karena rilis data ketenagakerjaan.
Dari regional, pergerakan bursa saham Asia relatif terbatas cenderung melemah setelah data Non-Manufacturing PMI China dirilis lebih rendah dari perkiraan.
Di sisi lain, melemahnya neraca perdagangan Australia makin menambah sentimen negatif yang ada. Apalagi, Australia baru saja memangkas suku bunganya yang menunjukkan efek pelambatan mulai terasa pada perekonomiannya.
Tidak hanya itu, sentimen dari penolakan PM Spanyol untuk meminta bantuan dana talangan (bailout) turut berimbas negatif.
"Pada perdagangan Kamis (4/10) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.216-4.236 dan resistance 4.267-4.274," terang Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada kepada Sindonews, Kamis (4/10/2012).
Sementara pada perdagangan kemarin di lantai Bursa Efek Indoensia (BEI), IHSG ditutup melemah 5,33 poin atau 0,13 persen menjadi 4.251,51. Untuk hari ini, Reza memperkirakan, IHSG terlihat membentuk pola seperti hanging man dan sedikit menjauhi upper bollinger bands.
"IHSG kembali terbatas pergerakannya dimana peluang kenaikan kembali terhalangi aksi profit taking," imbuhnya.
Di sisi lain, lanjut Reza, sentimen yang ada juga tidak kuat untuk mempertahankan kenaikan IHSG sehingga berpeluang kembali melanjutkan pelemahannya, kecuali jika bursa saham AS bisa bergerak positif karena rilis data ketenagakerjaan.
Dari regional, pergerakan bursa saham Asia relatif terbatas cenderung melemah setelah data Non-Manufacturing PMI China dirilis lebih rendah dari perkiraan.
Di sisi lain, melemahnya neraca perdagangan Australia makin menambah sentimen negatif yang ada. Apalagi, Australia baru saja memangkas suku bunganya yang menunjukkan efek pelambatan mulai terasa pada perekonomiannya.
Tidak hanya itu, sentimen dari penolakan PM Spanyol untuk meminta bantuan dana talangan (bailout) turut berimbas negatif.
(rna)
Lihat Juga :