BUMI baru jawab 4 dari 5 pertanyaan BEI
Kamis, 04 Oktober 2012 - 13:55 WIB
BUMI baru jawab 4 dari 5 pertanyaan BEI
A
A
A
Sindonews.com - Terkait paparan publik yang telah dilakukan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada 2 Oktober lalu, pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan bahwa hingga kini masih menunggu hasilnya laporan tersebut.
Menurut Direktur Penilaian BEI Hoesen, sejauh ini mereka kooperatif, namun dari lima isu yang ditanyakan oleh BEI hanya empat yang sudah terjawab.
"Hari ini batas waktu penyerahan laporan dari paparan publik kemarin, kami akan tunggu dan kita lihat dari statement-statement verbal kemarin, namun masih ada beberapa yang belum jelas, justru yang kita tunggu," katanya di BEI Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Sebelumnya pihak BEI telah meminta penjelasan akan isu-isu yang berkembang di publik, ada lima isu yang antara lain, pertama, tentang laporan keuangan. Kedua, kewajiban BUMI yang sudah jatuh tempo, ketiga penjualan mitra usaha, keempat, rating yang turun dan terakhir klarifikasi soal Bumi Plc.
"Tapi yang terakhir ini kan yang belum jelas, sebetulnya belum ada investigasi atau tidak ada, itu harus jelas. Kalau kita lihat dari keterbukaan informasinya Bumi kan sudah, kita tunggu saja dulu," ungkapnya.
Menurut dia tidak membutuhkan waktu lama untuk menganalisa kasus ini. “Kita jangan terlalu terburu-buru, mungkin saat paparan publik ada kata yang terlewat tentang klarifikasi tersebut,” terang Hoesen.
Menurut Direktur Penilaian BEI Hoesen, sejauh ini mereka kooperatif, namun dari lima isu yang ditanyakan oleh BEI hanya empat yang sudah terjawab.
"Hari ini batas waktu penyerahan laporan dari paparan publik kemarin, kami akan tunggu dan kita lihat dari statement-statement verbal kemarin, namun masih ada beberapa yang belum jelas, justru yang kita tunggu," katanya di BEI Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Sebelumnya pihak BEI telah meminta penjelasan akan isu-isu yang berkembang di publik, ada lima isu yang antara lain, pertama, tentang laporan keuangan. Kedua, kewajiban BUMI yang sudah jatuh tempo, ketiga penjualan mitra usaha, keempat, rating yang turun dan terakhir klarifikasi soal Bumi Plc.
"Tapi yang terakhir ini kan yang belum jelas, sebetulnya belum ada investigasi atau tidak ada, itu harus jelas. Kalau kita lihat dari keterbukaan informasinya Bumi kan sudah, kita tunggu saja dulu," ungkapnya.
Menurut dia tidak membutuhkan waktu lama untuk menganalisa kasus ini. “Kita jangan terlalu terburu-buru, mungkin saat paparan publik ada kata yang terlewat tentang klarifikasi tersebut,” terang Hoesen.
(gpr)
Lihat Juga :