Rig roboh, produksi gas di Blok Sanga-Sanga terhambat

Jum'at, 05 Oktober 2012 - 17:28 WIB
Rig roboh, produksi...
Rig roboh, produksi gas di Blok Sanga-Sanga terhambat
A A A
Sindonews.com - Pemerintah menyatakan produksi gas di Blok Sanga-sanga, Kalimantan Timur, yang dikelola oleh Virginia Indonesia Co (VICO) sedang mengalami hambatan.

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini mengatakan, gangguan tersebut karena robohnya satu rig yang digunakan untuk mengebor gas di Blok Sanga-sanga, Kalimantan Timur sehingga berdampak adanya penurunan produksi.

"Ada rig yang sedang melakukan pengeboran di lapangan Vico, tetapi kemudian pengeboran itu menemukan lapisan gas di permukaan yang dangkal. Di lapisan yang dangkal itu peralatannya belum siap, namanya juga dangkal karena terjadi exhaust dan keluar gasnya yang secara cepat dari lapisan itu, posisi dari kaki rig itu tidak stabil jadi runtuh," kata Rudi di Kantornya, Jakarta, Rabu (5/10/2012).

Rudi menambahkan, dengan robohnya rig tersebut dapat mengganggu rencana target produksi nasional. Namun, gangguan tersebut hanya sebagian kecil dari produksi rata-rata nasional.

"Ya bukan produksi, tetapi mengganggu rencana produksi karena itu dilakukan untuk menutup decline tapi tidak ketutup, jadi terganggu. Itu salah satu kecil (ganggu produksi) karena sebetulnya yang gede bukan dari situ," ungkap Rudi.

Menurut Rudi, kerugian atas robohnya rig tersebut mencapai USD50 juta. "Mungkin rig-nya itu sampai USD25 juta-USD30 juta. Kemudian peralatan lain bisa lah sampai USD50 juta," jelas Rudi.

Rudi mengungkapkan, kerugian tersebut tidak menjadi tanggungan negara, walau hasil dari pengeboran di kilang tersebut ada bagian untuk negara.

"Asuransi, enggak mungkin negara yang nanggung, karena itu bagian dari asuransi, kalau di lapangan pasti asuransi lah," tutup Rudi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lifting Gas Tembus 120%...
Lifting Gas Tembus 120% dari Target APBN Disebut Berkat Kerja Efektif
Ditanya Target Lifting...
Ditanya Target Lifting Migas 2023, Menteri ESDM: Minyaknya Enggak, Gas Insya Allah
Terungkap Ada Ladang...
Terungkap Ada Ladang Gas Raksasa di Indonesia, Ini Lokasinya
Lifting Migas 2021 Tak...
Lifting Migas 2021 Tak Capai Target, SKK Migas Beberkan Alasannya
Asumsi ICP dan Lifting...
Asumsi ICP dan Lifting Migas Tahun 2022 Disepakati, Segini Besarannya
Realisasi Lifting Migas...
Realisasi Lifting Migas di 2020 Capai 1.682 Mboepd
Berita Terkini
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
16 menit yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
25 menit yang lalu
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
48 menit yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
1 jam yang lalu
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
1 jam yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved