Dana kemitraan KAI capai Rp20,9 M
Minggu, 07 Oktober 2012 - 17:44 WIB
Dana kemitraan KAI capai Rp20,9 M
A
A
A
Sindonews.com - Dana bergulir dari program kemitraan (PK) PT Kereta Api Indonesia telah mencapai Rp20,91 miliar. Pembiayaan tersebut diberikan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di bawah binaan PT KAI. Meliputi sektor perdagangan, industri kecil, dan lainnya. Pinjaman tersebut diberikan dengan bungan ringan.
Dana tersebut, sebagiannya disalurkan di wilayah Daop II Bandung. "Sampai semester 1/2012, nilai dana bergulir PT KAI mencapai Rp20,91 miliar. Dana tersebut berpotensi terus bertambah sampai akhir tahun ini," kata Manager Humas PT KAI Daop II Bandung Bambang S Prayitno di Bandung, akhir pekan lalu.
Menurut dia, pinjaman program kemitraan merupakan upaya PT KAI membantu permodalan pelaku UMKM. Dana tersebut disisihkan dari keuntungan perusahaan setiap tahunnya. Ketentuan memberikan pinjaman kemitraan didasarkan pada SK kementrian BUMN agar BUMN memberikan CSR kepada lingkungannya.
Lebih lanjut Bambang mengatakan, selain memberikan pinjaman kredit, PT KAI juga memberikan dana bina lingkungan (BL) atau corporate social responsibily (CSR) kepada masyarakat sekitar. Sampai semester 1/2012, dana BL yang telah disalurkan mencapai Rp1,095 miliar.
"Dana tersebut sisalurkan ke daerah sekitar rel kereta api yang rawan gangguan seperti pencurian, pelemparan, termasuk daerah rawan longsor," beber Bambang. Pemberian CSR dilakukan menyebar di beberapa wilayah, seperti Stasiun Cikampek, Cibungur, Purwakarta, Ciganea, Sukatani hingga Cilame Padalarang dan lainnya.
Terakhir, PT KAI menggelar pengobatan gratis di wilayah Daop II Bandung untuk masyarakat Cibatu, Padalarang, dan Purwakarta. Sampai saat ini, ada 10 wilayah yang tersebar mulai dari Kabupaten Ciamis, Garut, dan Purwakarta.
"Bantuan dalam bentuk dana sekitar Rp103 juta dikucurkan untuk memperbaiki berbagai sarana penting bagi masyarakat mulai dari renovasi tempat ibadah, bantuan peralatan ibadah, sampai pada pembangunan sarana umum berupa MCK untuk masyarakat dan sekolah.
Dia berharap, melalui program ini, PT KAI Daop II berharap kedepannya terjalin kemitraan dengan masyarakat. Kehadiran PT KAI diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
Dana tersebut, sebagiannya disalurkan di wilayah Daop II Bandung. "Sampai semester 1/2012, nilai dana bergulir PT KAI mencapai Rp20,91 miliar. Dana tersebut berpotensi terus bertambah sampai akhir tahun ini," kata Manager Humas PT KAI Daop II Bandung Bambang S Prayitno di Bandung, akhir pekan lalu.
Menurut dia, pinjaman program kemitraan merupakan upaya PT KAI membantu permodalan pelaku UMKM. Dana tersebut disisihkan dari keuntungan perusahaan setiap tahunnya. Ketentuan memberikan pinjaman kemitraan didasarkan pada SK kementrian BUMN agar BUMN memberikan CSR kepada lingkungannya.
Lebih lanjut Bambang mengatakan, selain memberikan pinjaman kredit, PT KAI juga memberikan dana bina lingkungan (BL) atau corporate social responsibily (CSR) kepada masyarakat sekitar. Sampai semester 1/2012, dana BL yang telah disalurkan mencapai Rp1,095 miliar.
"Dana tersebut sisalurkan ke daerah sekitar rel kereta api yang rawan gangguan seperti pencurian, pelemparan, termasuk daerah rawan longsor," beber Bambang. Pemberian CSR dilakukan menyebar di beberapa wilayah, seperti Stasiun Cikampek, Cibungur, Purwakarta, Ciganea, Sukatani hingga Cilame Padalarang dan lainnya.
Terakhir, PT KAI menggelar pengobatan gratis di wilayah Daop II Bandung untuk masyarakat Cibatu, Padalarang, dan Purwakarta. Sampai saat ini, ada 10 wilayah yang tersebar mulai dari Kabupaten Ciamis, Garut, dan Purwakarta.
"Bantuan dalam bentuk dana sekitar Rp103 juta dikucurkan untuk memperbaiki berbagai sarana penting bagi masyarakat mulai dari renovasi tempat ibadah, bantuan peralatan ibadah, sampai pada pembangunan sarana umum berupa MCK untuk masyarakat dan sekolah.
Dia berharap, melalui program ini, PT KAI Daop II berharap kedepannya terjalin kemitraan dengan masyarakat. Kehadiran PT KAI diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
(gpr)
Lihat Juga :