MPBI tolak draf Permenakertrans outsourcing

Selasa, 09 Oktober 2012 - 16:38 WIB
MPBI tolak draf Permenakertrans...
MPBI tolak draf Permenakertrans outsourcing
A A A
Sindonews.com - Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) menolak isi draf Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Permenakertrans) tentang outsourcing yang dibuat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

Mereka beralasan, isi draf tersebut dinilai tidak jelas dan outsourcing dilarang di proses produksi serta kegiatan pokok.

"Dengan definisi proses produksi atau kegiatan pokok adalah dari mulai material masuk proses material sampai barang jadi di finish goods, pasal ini belum ada di draf tersebut," jelas Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal dalam rilis yang diterima Sindonews, Selasa (8/10/2012).

"Outsourcing hanya boleh untuk lima jenis pekerjaan saja (cleaning service, catering, security, driver, jasa penunjang pertambangan), itu pun di ke 5 jenis pekerjaan ini harus jelas hubungan pekerja apakah sebagai karyawan tetap atau kontrak dengan majikannya yang dituangkan dalam perjanjian tertulis, dan jangan dibuka peluang ada lagi jenis pekerjaan lain yang boleh outsourcing," papar Said.

Said juga menjelaskan, draf itu rentan terjadinya penyimpangan, karena dalam isinya tetap dibuka peluang adanya jenis pekerjaan yang diperbolehkan untuk outsourcing. Said juga menilai draf tersebut belum memiliki pasal dan sanksi bagi pemberi kerja bila melanggar.

"Dalam draf tersebut belum ada pasal dan sanksi bagi pemberi kerja bila melanggar baik pencabutan izin usaha, perdata, maupun pidana sebagai efek jera," tutup Said.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkarya Sambil Bekerja,...
Berkarya Sambil Bekerja, Satpam PKSS Raih Rekor MURI
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
GDPS Tekankan Outsourcing...
GDPS Tekankan Outsourcing Wadah untuk Berkembang
Pendorong Industri BPO...
Pendorong Industri BPO di 2022, Ada E-commerce hingga Keuangan Digital
Datangi DLH, Puluhan...
Datangi DLH, Puluhan Outsourcing Ungkap Permainan Pemkot Blitar
12 Ribu Honorer Pemprov...
12 Ribu Honorer Pemprov Sulsel Jalani Tes, Siap-siap Dialihkan Jadi Outsourcing
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
41 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved