NELY target pendapatan Rp190 M
Kamis, 11 Oktober 2012 - 12:02 WIB
NELY target pendapatan Rp190 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) menargetkan pendapatan sebesar Rp190 miliar hingga akhir tahun 2012, atau naik tipis dari tahun sebelumnya sebesar Rp171 miliar.
"Kita target Rp190 miliar tahun ini. Tahun lalu kita Rp171 miliar," terang Direktur Keuangan NELY, Budi Tjahjadi saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Dirinya menambahkan, perseroan juga menargetkan kenaikan laba menjadi Rp62 miliar dibanding realisasi 2011 yang sebesar Rp58 miliar. "Hingga Juni kami sudah mencapai separuh dari target," lanjut Budi.
Saat ini, perseroan telah memiliki setidaknya 31 kapal tugboat dan 37 kapal tongkang untuk menyokong operasionalnya.
NELY sendiri merupakan perusahaan pelayaran dengan fokus bisnis pada jasa penyewaan kapal dengan sebagian besar pengguna jasa kapal untuk distribusi produk industri kayu dan kertas.
Selain dimanfaatkan oleh industri kayu dan kertas, perseroan juga merambah sektor angkutan batubara yang dengan rute Kalimantan Timur-Suralaya. "Tapi untuk batubara saat ini sedang down," tutupnya.
"Kita target Rp190 miliar tahun ini. Tahun lalu kita Rp171 miliar," terang Direktur Keuangan NELY, Budi Tjahjadi saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Dirinya menambahkan, perseroan juga menargetkan kenaikan laba menjadi Rp62 miliar dibanding realisasi 2011 yang sebesar Rp58 miliar. "Hingga Juni kami sudah mencapai separuh dari target," lanjut Budi.
Saat ini, perseroan telah memiliki setidaknya 31 kapal tugboat dan 37 kapal tongkang untuk menyokong operasionalnya.
NELY sendiri merupakan perusahaan pelayaran dengan fokus bisnis pada jasa penyewaan kapal dengan sebagian besar pengguna jasa kapal untuk distribusi produk industri kayu dan kertas.
Selain dimanfaatkan oleh industri kayu dan kertas, perseroan juga merambah sektor angkutan batubara yang dengan rute Kalimantan Timur-Suralaya. "Tapi untuk batubara saat ini sedang down," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :