BI optimistis ekonomi RI tetap tumbuh
Kamis, 11 Oktober 2012 - 16:45 WIB
BI optimistis ekonomi RI tetap tumbuh
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia tetap optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi domestik, meski Bank Pembangunan Asia (ADB) dan Dana Moneter Internasional (IMF) telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Asia seiring pelambatan ekonomi yang terhadi di Eropa dan Amerika Serikat.
Apalagi dengan sisa akhir tahun ini, yang hanya akan berlangsung beberapa bulan lagi. "Kita sudah di ujung 2012 sekarang dan dalam sisa waktu yang dua bulan ini, tidak akan banyak mengubah (prediksi pertumbuhan ekonomi)," kata Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah di Gedung BI, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Dia menambahkan, ADB maupun IMF memperdiksi bahwa pertumbuhan ekonomi akan lebih bagus pada tahun 2013. Menurutnya, ini merupakan hal yang bagus bagi Indonesia. Karena itu, BI cukup percaya diri dengan target pertumbuhan di angka 6,3-6,7 persen.
"Laporan dari IMF sendiri melaporkan, pertumbuhan ekonomi global akan lebih baik di 2013," jelasnya.
Gubernur BI Darmin Nasution sebelumnya mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV tahun ini berada pada angka 6,3 persen. Ini nilai tengah dari kisaran 6,1-6,5 persen dalam asumsi APBN-P 2012.
"Konsumsi domestik dan investasi tetap tinggi. Walaupun perekonomian dunia melambat, kita melihat dengan unsur utama itu, perekonomian RI masih di 6,1-6,5 persen atau titik tengahnya 6,3 persen," ucap Darmin.
Apalagi dengan sisa akhir tahun ini, yang hanya akan berlangsung beberapa bulan lagi. "Kita sudah di ujung 2012 sekarang dan dalam sisa waktu yang dua bulan ini, tidak akan banyak mengubah (prediksi pertumbuhan ekonomi)," kata Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah di Gedung BI, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Dia menambahkan, ADB maupun IMF memperdiksi bahwa pertumbuhan ekonomi akan lebih bagus pada tahun 2013. Menurutnya, ini merupakan hal yang bagus bagi Indonesia. Karena itu, BI cukup percaya diri dengan target pertumbuhan di angka 6,3-6,7 persen.
"Laporan dari IMF sendiri melaporkan, pertumbuhan ekonomi global akan lebih baik di 2013," jelasnya.
Gubernur BI Darmin Nasution sebelumnya mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV tahun ini berada pada angka 6,3 persen. Ini nilai tengah dari kisaran 6,1-6,5 persen dalam asumsi APBN-P 2012.
"Konsumsi domestik dan investasi tetap tinggi. Walaupun perekonomian dunia melambat, kita melihat dengan unsur utama itu, perekonomian RI masih di 6,1-6,5 persen atau titik tengahnya 6,3 persen," ucap Darmin.
(rna)
Lihat Juga :