23 tenaga asing bekerja di Blok Cepu
Kamis, 11 Oktober 2012 - 19:03 WIB
23 tenaga asing bekerja di Blok Cepu
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Pemkab Bojonegoro mendata kini ada 23 tenaga kerja asing yang bekerja di proyek minyak dan gas bumi (migas) Blok Cepu di Bojonegoro.
Tenaga kerja (naker) asing itu mengantongi izin bekerja dari perusahaan yang mempekerjakannya. Mereka juga telah melaporkan izin bekerja itu pada Disnakertransos setempat. “Tenaga kerja asing itu kini juga tinggal di Bojonegoro,” ujar Iskandar di Bojonegoro, Kamis (11/10/2012).
Tenaga kerja asing itu didatangkan ke Bojonegoro karena mempunya keahlian khusus di bidang minyak dan gas bumi. Mereka dipekerjakan oleh PT Mobil Cepu Limited, anak perusahaan Exxon Mobil Corporation asal Amerika Serikat. Selain itu, ada juga tenaga kerja asing yang dipekerjakan oleh Pertamina Energi dan Produksi (EP) Cepu.
Menurut Iskandar, sebagian besar tenaga kerja asing itu berkebangsaan Amerika Serikat, Belgia, dan Australia. Mereka tinggal sementara di sejumlah hotel dan apartemen yang ada di Bojonegoro maupun Cepu, Blora, Jawa Tengah.
Sementara itu, Disnakertransos kini juga terus mendesak agar tenaga kerja lokal dapat terlibat dalam kegiatan pengeboran minyak mentah di lapangan Banyu Urip, Blok Cepu di Bojonegoro.
Saat ini, kata Iskandar, Disnakertransos mendata ada 1.800 tenaga kerja lulusan SMA dan SMK yang siap bekerja di proyek migas Blok Cepu. Sebagian dari mereka telah mempunyai keahlian tertentu.
Sementara itu, Deputy Development Manager PT Mobil Cepu Limited, Elviera Putri, beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melibatkan tenaga kerja lokal dalam kegiatan pengeboran minyak dan gas bumi di Bojonegoro. “Bahkan, sudah ada beberapa tenaga kerja lokal yang dilatih dan dikirim ke luar negeri,” ujarnya.
Tenaga kerja (naker) asing itu mengantongi izin bekerja dari perusahaan yang mempekerjakannya. Mereka juga telah melaporkan izin bekerja itu pada Disnakertransos setempat. “Tenaga kerja asing itu kini juga tinggal di Bojonegoro,” ujar Iskandar di Bojonegoro, Kamis (11/10/2012).
Tenaga kerja asing itu didatangkan ke Bojonegoro karena mempunya keahlian khusus di bidang minyak dan gas bumi. Mereka dipekerjakan oleh PT Mobil Cepu Limited, anak perusahaan Exxon Mobil Corporation asal Amerika Serikat. Selain itu, ada juga tenaga kerja asing yang dipekerjakan oleh Pertamina Energi dan Produksi (EP) Cepu.
Menurut Iskandar, sebagian besar tenaga kerja asing itu berkebangsaan Amerika Serikat, Belgia, dan Australia. Mereka tinggal sementara di sejumlah hotel dan apartemen yang ada di Bojonegoro maupun Cepu, Blora, Jawa Tengah.
Sementara itu, Disnakertransos kini juga terus mendesak agar tenaga kerja lokal dapat terlibat dalam kegiatan pengeboran minyak mentah di lapangan Banyu Urip, Blok Cepu di Bojonegoro.
Saat ini, kata Iskandar, Disnakertransos mendata ada 1.800 tenaga kerja lulusan SMA dan SMK yang siap bekerja di proyek migas Blok Cepu. Sebagian dari mereka telah mempunyai keahlian tertentu.
Sementara itu, Deputy Development Manager PT Mobil Cepu Limited, Elviera Putri, beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melibatkan tenaga kerja lokal dalam kegiatan pengeboran minyak dan gas bumi di Bojonegoro. “Bahkan, sudah ada beberapa tenaga kerja lokal yang dilatih dan dikirim ke luar negeri,” ujarnya.
(gpr)
Lihat Juga :