DPR belum setujui pembelian Inalum

Jum'at, 12 Oktober 2012 - 10:08 WIB
DPR belum setujui pembelian...
DPR belum setujui pembelian Inalum
A A A
Sindonews.com - Pembelian aset PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) oleh Pusat Investasi Pemerintah belum mendapat lampu hijau dari DPR.

Dalam rapat tim perumus Draf RUU APBN tahun anggaran 2013 antara Badan Anggaran (Banggar) dengan pemerintah, Banggar tidak menyetujui usulan pemerintah agar pembelian dan pengelolaan aset Inalum dilakukan langsung oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

Banggar berharap pihak yang ditunjuk untuk membeli serta mengelola Inalum harus dibicarakan kembali di Komisi VI dan XI bersama mitra kerja terkait mereka guna membahas persoalan korporasinya serta dengan Komisi VII dalam soal teknisnya.

“Saya di komisi VI saja masih belum satu kata kalau ini sektornya siapa. Kita memerlukan panja (panitia kerja) dengan Komisi VI dan XI adalah (pembelian Inalum) ditugaskan kepada siapa,” tutur anggota Banggar Memed Sosiawan dalam rapat timus, di Gedung DPR, kemarin.

Kendati tidak menyepakati siapa yang akan ditunjuk untuk membeli Inalum, Banggar satu suara bahwa Inalum harus dibeli melalui dana APBN. Guna merealisasikan pembelian Inalum, pemerintah melalui PIP telah menyediakan anggaran sebesar Rp2 triliun pada APBN 2012 serta rencananya sebesar Rp5 triliun pada tahun anggaran 2013.

Meskipun dana Rp2 triliun dalam APBN 2012 sudah tersedia, hingga kini belum terpakai karena perjanjian antara pemerintah dan Jepang yang sekarang berstatus pengelola Inalum baru akan berakhir pada Oktober 2013.

Dalam Pasal 18 draf RAPBN 2013 disebutkan, PIP ditugasi secara langsung untuk membeli PT Inalum. Pasal inilah yang tidak disepakati DPR. PIP merupakan lembaga di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang fokus membiayai proyek infrastruktur.

“Bahwa pengambilalihan ini merupakan mandat dan harus dibiayai APBN kita setuju tetapi setelah kita setuju pengambilalihan Inalum ini dengan APBN kepada siapa itu ditugaskan,” tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Integrasikan CSR dalam...
Integrasikan CSR dalam Strategi Bisnis, Inalum Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Inalum Terbitkan Global...
Inalum Terbitkan Global Bond USD2,5 Miliar
Pasar Aluminium Menantang...
Pasar Aluminium Menantang 2 Tahun Terakhir, Inalum Cetak Kinerja Apik di Awal 2022
Beli Vale, Inalum Terbitkan...
Beli Vale, Inalum Terbitkan Global Bond Rp37,5 Triliun
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Grup Mind Id Bekerja dengan 'New Normal'
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
29 menit yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
1 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
1 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
2 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
2 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved