Kemendag : Batik Indonesia bisa kompetitif

Jum'at, 12 Oktober 2012 - 15:11 WIB
Kemendag : Batik Indonesia...
Kemendag : Batik Indonesia bisa kompetitif
A A A
Sindonews.com – Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementrian Perdagangan (Kemendag), Gusmardi Bustami yakin pasar batik dalam negeri mampu bersaing dengan tekstil dan batik impor asal China.
Asalkan ada pemahaman yang benar tentang kain batik yang berkualitas.

Menurut Gusmardi, batik asal China kini telah masuk dan mendominasi pasar. Hampir di setiap pasar tradisional telah dibanjiri batik impor China. Batik ini merupakan batik printing (cetak) dengan harga yang cukup murah.

“Asalkan ada pemahaman yang benar, batik Indonesia lebih bagus,” jelasnya pada pembukaan pameran produk ekspor dan pameran Pangan Nusantara di Yogyakarta, Jumat (12/10/12).

Masyarakat harus diberikan pemahaman bahwa batik yang benar adalah batik tulis dan batik cap. Batik ini hanya dibuat di dalam negeri dan tidak ada di luar. Dengan pemahaman, batik yang benar adalah batik tulis, maka mereka tidak akan membeli batik printing asal China.

“Batik tulis ini harus disosialisasikan agar masyarakat tahunya batik itu ya batik tulis,” tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
24 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved