Garap tol, SSIA alokasikan Rp800 M

Senin, 15 Oktober 2012 - 09:08 WIB
Garap tol, SSIA alokasikan...
Garap tol, SSIA alokasikan Rp800 M
A A A
Sindonews.com - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menargetkan akan menggarap proyek tol dengan investasi sebesar Rp800 miliar. Proyek jalan tol Jakarta-Cikampek tersebut diharapkan memberikan pendapatan Rp3,5 triliun.

Presiden Direktur SSIA Johannes Suriadjaja mengatakan bahwa proyek jalan tol ini bagian dari diversifikasi lini bisnis jasa konstruksi mereka. Jasa konstruksi tersebut selama ini banyak menggarap high rise buliding.

"Kami akan diversifikasi jasa konstruksi ke sektor infrastruktur," ujar Johannes.

Dia mengatakan, rencana investasi proyek tol tersebut hanya tinggal menunggu kesepakatan dalam Rapat Umum Pemegang Umum Saham Luar Biasa(RUPSLB) pada akhir bulan ini. Pasalnya, dana investasi tersebut berasal dari kas internal. "Kami akan adakan extra general meeting untuk tambahan investasi," ujar Johannes.

Johannes mengungkapkan bahwa mereka telah mengakuisisi saham proyek tol tersebut dengan pembelian saham senilai Rp140 miliar dari perusahaan lokal. "Kami sudah melakukan pembelian 20% saham dari pemilik sebelumnya," ujar Johannes.

Rencana tersebut akan melengkapi berbagai proyek SSIA seperti pembangunan budget hotel. Budget hotel tersebut ditergetkan dalam lima tahun ke depan akan dibangun 38 budget hotel dengan 5.000 kamar. Bisnis hospitality ini akan menjadi sumber recurring income (pendapatan berulang) perseroan.

Selain itu, juga ada rencana pembangunan Techno Park dan kawasan industri komersial. Mereka telah mendapatkan tambahan lahan seluas 1.000 hektare (ha) di Karawang. Di samping itu, mereka juga sedang melakukan akusisi lahan di Bekasi Utara. Rencananya akan selesai dalam empat tahun ke depan.

Dia juga mengatakan bahwa kendala pembebasan lahan menjadikan penyerapan belanja modal (capex) tahun ini menjadi terhambat. Capex tahun ini baru terserap Rp250 miliar dari target Rp600 miliar. Hal ini menyebabkan mereka akan mengalihkan 50 persen capex tersebut ke tahun depan.

Tahun ini, SSIA pada semester I 2012 membukukan pendapatan Rp1,7 triliun, naik 10 persen dari periode sebelumnya. Laba usaha perseroan semester I Rp494 miliar, naik hampir 100 persen dari periode sebelumnya yang hanya Rp241 miliar.

Sedangkan nett cash per April 2012 mencapai Rp924 miliar yang mengcover hutang perseroan senilai Rp484,5 miliar di periode yang sama. Kondisi masih cukup sehat dengan debt equity 0,4 di pertengahan tahun dan dengan tambahan obligasi sebanyak Rp500 miliar diharapkan akan menjadi 0,7 yang berarti masih di bawah satu.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Genap 50 Tahun, Surya...
Genap 50 Tahun, Surya Semesta Internusa Pacu Diversifikasi Bisnis
Public Expose 2024,...
Public Expose 2024, PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) Tawarkan 25% Saham
Subang Smartpolitan...
Subang Smartpolitan Satu dari 13 Kota Baru di Rebana Metropolitan
Peduli Pendidikan, Surya...
Peduli Pendidikan, Surya Internusa Group Kembali Gelar Beasiswa SMK Suryacipta
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Penggagas Indonesia...
Penggagas Indonesia Terang Jalin Kerja Sama dengan Golf Sentul City
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
2 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
3 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
3 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
4 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
4 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved