Pertamina: Soal blok Mahakam, yang lain diam dulu
Senin, 15 Oktober 2012 - 11:57 WIB
Pertamina: Soal blok Mahakam, yang lain diam dulu
A
A
A
Sindonews.com - Pertamina mengaku masih melakukan pembicaraan intensif dengan Total E&P terkait tindaklanjut hak pengelolaan Blok Mahakam selepas habis masa kontrak pada 2017 mendatang.
Bahkan, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan berharap, ditengah pembicaraan tersebut, pihak-pihak lain tidak memperkeruh suasana dengan memberikan keterangan yang simpang siur.
"Soal blok mahakam, saat ini kita masih bicara b to b (business to business). Jadi kalau sedang bicara b to b cobalah, yang lain diam dulu. Karena nanti akan membuat suasana kurang kondusif," ujar Karen beberapa waktu lalu.
Dirinya mengumpamakan, sama halnya ketika pihaknya sedang melakukan negosiasi dengan Venezuela. "Yang tau kan saya dengan pihak Venezuela. Ini kan yang tau sekarang pihak saya dengan Total," tambahnya.
Karen pun meminta agar masyarakat dan pemerintah bersabar serta mempercayakan perihal hasil akhir perundingan hak kelola Blok Mahakam kepada pihaknya. "Kita tau yang terbaik untuk negara ini dan kita pun tau yang terbaik buat Pertamina," tegasnya.
Bahkan, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan berharap, ditengah pembicaraan tersebut, pihak-pihak lain tidak memperkeruh suasana dengan memberikan keterangan yang simpang siur.
"Soal blok mahakam, saat ini kita masih bicara b to b (business to business). Jadi kalau sedang bicara b to b cobalah, yang lain diam dulu. Karena nanti akan membuat suasana kurang kondusif," ujar Karen beberapa waktu lalu.
Dirinya mengumpamakan, sama halnya ketika pihaknya sedang melakukan negosiasi dengan Venezuela. "Yang tau kan saya dengan pihak Venezuela. Ini kan yang tau sekarang pihak saya dengan Total," tambahnya.
Karen pun meminta agar masyarakat dan pemerintah bersabar serta mempercayakan perihal hasil akhir perundingan hak kelola Blok Mahakam kepada pihaknya. "Kita tau yang terbaik untuk negara ini dan kita pun tau yang terbaik buat Pertamina," tegasnya.
(gpr)
Lihat Juga :