2013, volume perdagangan negara Selatan naik 20%

Senin, 15 Oktober 2012 - 17:04 WIB
2013, volume perdagangan...
2013, volume perdagangan negara Selatan naik 20%
A A A
Sindonews.com - Dalam acara “World Export Development Forum” (WEDF) 2012, pemerintah menyatakan volume perdagangan Asia, khususnya Indonesia dan negara-negara selatan akan terus meningkat. Diprediksi volume perdagangan kawasan Asia, Afrika Selatan, Amerika Latin, dan Serbia merangkak sampai 20 persen pada 2013.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyebutkan, volume perdagangan dunia hingga saat ini telah mencapai USD31 triliun. Sementara itu, perdagangan negara-negara selatan yang berjumlah sekitar 120 negara, volume perdagangannya telah mencapai USD8,5 triliun dan akan terus tumbuh.

"Saya percaya pertumbuhan ini akan double digit ke depan untuk selatan-selatan. Potensi Indonesia untuk ikut dalam perdagangan di pasar selatan masih cukup besar bila dieksplorasi," ujar Mendag Gita usai membuka WEDF 2012 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (15/10/2012).

Menurutnya, potensi Indonesia untuk menembus pasar selatan cukup besar, sebab banyak negara serupa seperti Indonesia yang saat ini tengah berkembang dan memajukan ekonominya. Misalnya Brasil, Rusia, India, dan Cina (BRIC) yang diperkirakan mampu mengawal misi dagang antar kawasan Asia, Afrika Selatan, Amerika Latin, dan Serbia.

Lebih lanjut, Gita mengungkapkan bahwa potensi dari negara-negara tersebut, terutama Brasil mampu menyetir negara-negara selatan untuk lebih meningkatkan perdagangan antar kawasan.

"Brasil merupakan salah satu anggota yang mampu memberikan rangsangan terhadap negara-negara selatan dalam melakukan implementasi perdagangan di beberapa kawasan," tutupnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
32 menit yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
9 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
10 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
10 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
10 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved