BNI kerja sama 42 bank regional Jepang
Selasa, 16 Oktober 2012 - 17:07 WIB
BNI kerja sama 42 bank regional Jepang
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) memastikan kerja sama dengan 42 bank regional Jepang. Bank regional merupakan bank-bank yang tersebar di berbagai daerah di negeri Sakura tersebut, seperti halnya Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia.
"Ada 42 regional bank, yang akan jadi partner kita sudah dalam MoU (kesepakatan) bilateral," ucap Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo di Gedung BNI, Jakarta, Selasa (16/10/2012).
BNI, dalam hal ini akan membantu para nasabah bank tersebut yang berada di Indonesia. Selain untuk kemudahan bertransaksi, kerja sama ini juga akan menghindari perpindahan nasabah ke bank-bank besar, yang sudah lebih dulu di Indonesia.
Gatot menyebut kerja sama ini dengan nama Japan's Desk. "Ini ada nasabah yang operasi di Indonesia, mereka ingin meningkat lagi ada beberapa nasabah yang ingin relokasi ke Indonesia, baik Jepang ke Indonesia dan china ke Indonesia," jelasnya.
Gatot menyebutkan, saat ini ada sekitar 1.000 perusahaan Jepang yang ada di Indonesia dan telah mempekerjakan sedikitnya 3.000 orang pegawai.
"Untuk itu kita buat Japan's Desk dan kita akan menjadi jembatan bagi mereka untuk buka bisnis di Indonesia," pungkasnya.
"Ada 42 regional bank, yang akan jadi partner kita sudah dalam MoU (kesepakatan) bilateral," ucap Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo di Gedung BNI, Jakarta, Selasa (16/10/2012).
BNI, dalam hal ini akan membantu para nasabah bank tersebut yang berada di Indonesia. Selain untuk kemudahan bertransaksi, kerja sama ini juga akan menghindari perpindahan nasabah ke bank-bank besar, yang sudah lebih dulu di Indonesia.
Gatot menyebut kerja sama ini dengan nama Japan's Desk. "Ini ada nasabah yang operasi di Indonesia, mereka ingin meningkat lagi ada beberapa nasabah yang ingin relokasi ke Indonesia, baik Jepang ke Indonesia dan china ke Indonesia," jelasnya.
Gatot menyebutkan, saat ini ada sekitar 1.000 perusahaan Jepang yang ada di Indonesia dan telah mempekerjakan sedikitnya 3.000 orang pegawai.
"Untuk itu kita buat Japan's Desk dan kita akan menjadi jembatan bagi mereka untuk buka bisnis di Indonesia," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :