Trade Expo Indonesia 2012 targetkan transaksi Rp19 Triliun

Kamis, 18 Oktober 2012 - 09:20 WIB
Trade Expo Indonesia...
Trade Expo Indonesia 2012 targetkan transaksi Rp19 Triliun
A A A
Sindonews.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, produk dalam negeri harus kompetitif bila ingin menembus pasar ekspor. Pengusaha pun dituntut mampu berinovasi, adaptasi, dan juga efisien dalam mengelola usahanya.

Menurut Presiden, bagaimana mungkin produk Indonesia bisa dijual kalau tiak mampu bersaing. Agar kompetitif harus efisien, adaptif, dan inovatif. ”Ini tantangan bagi kalangan industri. Pemerintah juga punya kewajiban agar ekspor bersaing maka infrastruktur ditingkatkan, pasokan dan logistik efisien,” kata SBY saat membuka Trade Expo Indonesia (TEI) 2012 di Jakarta International Expo, Kemayoran, kemarin.

Menurut Presiden, bila hal itu bisa dilakukan, daya saing produk akan meningkat, sehingga secara nasional Indonesia memiliki unggulan bagi ekspor dan akan mencapai pasar dunia yang semakin keras. Kepala Negara mengatakan, peluang kerja sama dengan negara-negara sahabat juga terbuka lebar melalui kerja sama di kawasan dan juga tingkat global. Presiden meminta TEI dapat dimanfaatkan dengan optimal.

Kondisi perekonomian nasional yang cenderung lebih baik dibandingkan perekonomian global,kata Presiden,hendaknya dimanfaatkan dengan baik termasuk memanfaatkan peluang dan memperluas pasar.

”Mengapa kita bisa berbuat seperti itu, kita harus bisa menjaga agar dunia aman. Oleh karena itu, kalau dulu kita bersama- sama selamatkan perekonomian, kita bisa tetap bertahan salah satu strategi adalah keep buying strategy, terus membeli, jangan berhenti membeli agar perusahaan dan produsen tidak gulung tikar,” katanya.

Dalam acara yang sama, Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan optimistis TEI 2012 akan berhasil membukukan transaksi sebesar USD2 miliar (sekitar Rp19 triliun). Target itu dianggap masuk akal melihat tingginya antusiasme pembeli (buyer) asing yang datang ke acara tersebut. Gita menyebutkan, USD2 miliar adalah target yang ambisius.

” Ini target ambisius tetapi kami akan capai. Ini akan mudah jika ada akses bank dan asuransi,” katanya. Menurut Gita, target yang dipatok Kemendag tidak terlalu muluk karena TEI 2012 adalah pameran dagang terbesar dengan menghadirkan 1.300 peserta dan dihadiri oleh 5.300 pembeli yang datang dari hampir 100 negara.

Selain itu, kata Mendag, TEI 2012 menghadirkan produk unggulan dan terbaik di bidangnya. ”Ini pameran berskala internasional,” tegasnya.

Dikatakan berskala internasional bukan saja dilihat dari jumlah peserta dan buyer yang datang, namun juga terlihat dari kualitas produk yang ditawarkan. Mulai dari kerajinan, peralatan rumah tangga atau furnitur, tekstil dan produk tekstil (TPT), semua merupakan produk berkelas internasional dan dipastikan memiliki daya saing yang tinggi. Dalam acara TEI 2012,pemerintah memberikan penghargaan Primaniyarta kepada 33 eksportir.

Penghargaan Primaniyarta diberikan sebagai bentuk penghargaan pemerintah kepada eksportir yang telah berhasil mengembangkan produknya sehingga memiliki daya saing dan mampu menembus pasar berskala internasional. Sementara, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Gusmardi Bustami mengatakan, kehadiran buyerasing ataupun lokal akan memberi semangat kepada pemerintah, khususnya Kemendag untuk lebih memajukan lagi TEI berikutnya.

Apalagi dengan menyatukan pengusaha Indonesia dengan ribuan pembeli internasional. "TEI menjadi instrumen yang efektif untuk mempertahankan posisi ekspor Indonesiake negara-negaratradisional, serta mempercepat penetrasi eksporke negara-negaranontradisional,” kata Gusmardi.

TEI 2012 diharapkan bisa menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia memiliki berbagai nilai tambah maupun produk jadi yang siap didistribusikan di pasar internasional. ”Selain pameran, TEI 2012 akan menghadirkan pula kegiatan seperti forum trade and investment, one on one business, klinik bisnis, dan kunjungan perusahaan,” katanya.

Selain itu,TEI ke-27 tahun ini adalah bentuk dan langkah nyata yang dilakukan pemerintah untuk menggenjot ekspor, melalui 10 produk utama dan 10 produk unggulan. Gusmardi menambahkan, hingga Juni 2012, neraca perdagangan ke negara-negara tujuan ekspor baru mengalami surplus USD7,54 miliar.

Sementara berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), secara kumulatif, ekspor Januari–Agustus 2012 mencapai USD27,7 miliar atau turun 5,58 persen year on year. Ekspor nonmigas Januari–Agustus 2012 tercatat USD101,23 miliar atau turun 5,58 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
3 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
4 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
5 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
5 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
6 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved