BPKN ingatkan klausula baku di perbankan

Kamis, 18 Oktober 2012 - 15:23 WIB
BPKN ingatkan klausula...
BPKN ingatkan klausula baku di perbankan
A A A
Sindonews.com - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap produk jasa keuangan yang memberikan espektasi terlalu tinggi. Pasalnya, produk tersebut terkadang bisa merugikan masyarakat

"Harusnya iming-imingan besar itu tidak boleh. Keliatannya kecil tapi, itu merugikan," kata Ketua BPKN Suarhatini Hadad di Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Apalagi, dia menilai, tingkat perlindungan konsumen saat ini masih sangat rendah. Menurut dia, penyebabnya adalah klausula baku yang letaknya atau bentuknya sulit terlihat atau tidak jelas.

"Di sini konsumen masih harus lebih cerewet karena banyak klausula baku yang merugikan konsumen. Misal barang tidak bisa dikembalikan kalau ada kerusakan. Di luar negeri itu sudah tidak ada seperti itu," jelasnya.

Dari beberapa temuan penelitian BPKN yang terkait dengan penerapan klausula baku di bidang perbankan dan jasa keuangan (2011) mengenai pelanggaran pasal 18 ayat 1 huruf a, yaitu terkait pengalihan tangungjawab pelaku usaha, salah satunya ditemukan pada perjanjian kartu kredit.

"Pemegang kartu membebaskan bank dari tangungjawab dan pemberian ganti rugi dalam bentuk apapun yang mungkin timbul dari keluhan, gugatan yang diajukan oleh pemegang kartu atau kuasanya" ucapnya.

Dia menambahkan, klausula baku ini secara implisit berisi penolakan tangungjawab pelaku usaha. Disamping itu, klausula baku tersebut telah mengurangi atau membatasi hak seseorang yang merasa dirugikan untuk mempertahankan secara hukum.

Maka dari itu, hal ini diam-diam mengalihkan tanggung jawab dari pelaku usaha kepada konsumen. Untuk itulah diperlukan peran OJK, BI dan Bapepam-LK untuk memberitahukan masalah ini kepada masyarakat dan memberikan perlindungan konsumen yang baik.

"Kita nanti program khusus, guidelines. Misalnya, nanti mewajibkan semua harus ada khusus center customer. Nanti semakin besar jumlah asetnya, semakin wajib dia (nasabah) punya center," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Simak 5 Cara Jadi Konsumen...
Simak 5 Cara Jadi Konsumen Cerdas ala Kredivo
Keluhan Soal Fintech...
Keluhan Soal Fintech Bodong Berkurang, Pertanda Konsumen Makin Cerdas
Dorong Literasi Gizi,...
Dorong Literasi Gizi, Siti Atiqoh: Harus Jadi Konsumen Cerdas
10 Minuman yang Membuat...
10 Minuman yang Membuat Otak Cerdas, Bantu Tingkatkan Daya Ingat
5 Alasan Wanita yang...
5 Alasan Wanita yang Lebih Cerdas Sulit Menemukan Pasangan
Waketum REI Ikang Fawzi:...
Waketum REI Ikang Fawzi: Era Covid-19 Bikin Konsumen Lebih Cerdas Belanjakan Uang
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved