PGN berharap izin bangun infrastruktur energi dipermudah
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 12:40 WIB
PGN berharap izin bangun infrastruktur energi dipermudah
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Hendi Prio Santoso menyatakan, infrastruktur gas bumi seharusnya menjadi prioritas pembangunan lantaran memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Karena itu, dia berharap izin pembangunan infrastruktur energi untuk bis dipermudah.
"Infrastruktur gas bumi belum diprioritaskan jadi infrastruktur publik," ujar Hendi dalam diskusi panel bertajuk Mengurai Solusi bidang Energi di Kantor Pusat Nahdatul Ulama (NU), Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Infarstruktur gas bumi, kata Hendi seharusnya menjadi perhatian pemerintah karena termasuk dalam infrastruktur publik yang berkaitan dengan pelayanan masyrakat. Dia berharap, pembangunan infrastruktur energi khususnya sektor gas bumi dapat dipercepatan karena dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.
"Ini harus diperjuangkan lebih lanjut sebagai infrastruktur publik, seperti dipermudahkannya perizinan. Dengan demikian, pembangunan infarstuktur migas dapat dilakukan lebih cepat mengikuti pertumbuhan ekonomi," imbuhnya.
Sementara itu, PGN merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas bumi. Selain memiliki lapangan gas di dalam negeri, perusahaan gas pelat merah ini sedang menjajaki untuk melakukan akuisisi sejumlah lapangan gas di luar negeri, seperti di Afrika, Amerika atau Asia.
"Infrastruktur gas bumi belum diprioritaskan jadi infrastruktur publik," ujar Hendi dalam diskusi panel bertajuk Mengurai Solusi bidang Energi di Kantor Pusat Nahdatul Ulama (NU), Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Infarstruktur gas bumi, kata Hendi seharusnya menjadi perhatian pemerintah karena termasuk dalam infrastruktur publik yang berkaitan dengan pelayanan masyrakat. Dia berharap, pembangunan infrastruktur energi khususnya sektor gas bumi dapat dipercepatan karena dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.
"Ini harus diperjuangkan lebih lanjut sebagai infrastruktur publik, seperti dipermudahkannya perizinan. Dengan demikian, pembangunan infarstuktur migas dapat dilakukan lebih cepat mengikuti pertumbuhan ekonomi," imbuhnya.
Sementara itu, PGN merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas bumi. Selain memiliki lapangan gas di dalam negeri, perusahaan gas pelat merah ini sedang menjajaki untuk melakukan akuisisi sejumlah lapangan gas di luar negeri, seperti di Afrika, Amerika atau Asia.
(rna)
Lihat Juga :