Sejak 2007, serapan KUR capai Rp82 T
Senin, 22 Oktober 2012 - 12:21 WIB
Sejak 2007, serapan KUR capai Rp82 T
A
A
A
Sindonews.com - Sejak disalurkan pertama kali pada tahun 2007 lalu hingga saat ini, Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah berhasil diserap sebesar Rp82 triliun.
Jumlah tersebut disebutkan Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dalam pidatonya saat membuka International Microfinance Conference 2012, di Yogyakarta, Senin (22/10/2012).
Dari laporan yang diterimanya, SBY menyebutkan, kredit tersebut banyak diserap terutama oleh masyarakat berpenghasilan rendah.
Kredit tersebut, lanjut SBY, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bahkan, Presiden SBY mengaku jika dirinya menerima banyak masukan yang meminta agar KUR tetap dilanjutkan. "SMS banyak masuk ke saya, jangan dihetikan program KUR dan raskin," ungkap SBY.
Merespon hal tersebut, SBY menjelaskan, bahwasanya masukan masyarakat yang sampai kepadanya banyak yang mengaku merasakaan manfaat dari KUR untuk pengembangan usaha mereka.
"Kalau pinjam ke rentenir jauh lebih mencekik. Meskipun bunga seperti itu, menurut mereka lebih bagus bunganya. Tapi mereka juga mengatakan pelayanan cepat, baik dan bisa mengembangkan usahanya," pungkasnya.
Jumlah tersebut disebutkan Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dalam pidatonya saat membuka International Microfinance Conference 2012, di Yogyakarta, Senin (22/10/2012).
Dari laporan yang diterimanya, SBY menyebutkan, kredit tersebut banyak diserap terutama oleh masyarakat berpenghasilan rendah.
Kredit tersebut, lanjut SBY, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bahkan, Presiden SBY mengaku jika dirinya menerima banyak masukan yang meminta agar KUR tetap dilanjutkan. "SMS banyak masuk ke saya, jangan dihetikan program KUR dan raskin," ungkap SBY.
Merespon hal tersebut, SBY menjelaskan, bahwasanya masukan masyarakat yang sampai kepadanya banyak yang mengaku merasakaan manfaat dari KUR untuk pengembangan usaha mereka.
"Kalau pinjam ke rentenir jauh lebih mencekik. Meskipun bunga seperti itu, menurut mereka lebih bagus bunganya. Tapi mereka juga mengatakan pelayanan cepat, baik dan bisa mengembangkan usahanya," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :