Ekspansi ke Arab, BNI tunggu lisensi
Senin, 22 Oktober 2012 - 15:38 WIB
Ekspansi ke Arab, BNI tunggu lisensi
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengaku hanya tinggal menunggu lisensi dari Pemerintah Arab Saudi untuk dapat membuka kantor cabang di sana.
Lisensi yang sedianya diterbitkan pada akhir tahun 2012 tersebut, akan menjadi penanda dimulainya babak baru bank Badan Usah Milik Negara (BUMN) tersebut untuk memperluas ekspansinya masuk ke pasar Timur Tengah.
"Untuk cabang di Jeddah (Arab Saudi), kami sudah mulai memperkenalkan diri pada acara trade fair. Waktu itu kami sudah kirim orang untuk mapping disana," terang Managing Director Treasury and Finance Institutions BNI, Adi Setianto di gedung BNI, Jakarta, Senin (22/10/2012).
Selain Jeddah, lanjut Adi, pihaknya juga melirik Madina dan Mekah sebagai target lokasi ekspansi membuka cabang baru. Dari sisi bisnis negara tersebut memiliki potensi bisnis yang besar, saat ini potensi remittance dari TKI di Arab Saudi cukup besar, diperkirakan bisa mencapai 1,5 juta orang.
"Arab Saudi juga kan merupakan pintu masuk ke Afrika, dan banyaknya jemaah haji asal Indonesia adalah salah satu sumber potensi jika BNI masuk ke Arab Saudi," tandasnya.
Lisensi yang sedianya diterbitkan pada akhir tahun 2012 tersebut, akan menjadi penanda dimulainya babak baru bank Badan Usah Milik Negara (BUMN) tersebut untuk memperluas ekspansinya masuk ke pasar Timur Tengah.
"Untuk cabang di Jeddah (Arab Saudi), kami sudah mulai memperkenalkan diri pada acara trade fair. Waktu itu kami sudah kirim orang untuk mapping disana," terang Managing Director Treasury and Finance Institutions BNI, Adi Setianto di gedung BNI, Jakarta, Senin (22/10/2012).
Selain Jeddah, lanjut Adi, pihaknya juga melirik Madina dan Mekah sebagai target lokasi ekspansi membuka cabang baru. Dari sisi bisnis negara tersebut memiliki potensi bisnis yang besar, saat ini potensi remittance dari TKI di Arab Saudi cukup besar, diperkirakan bisa mencapai 1,5 juta orang.
"Arab Saudi juga kan merupakan pintu masuk ke Afrika, dan banyaknya jemaah haji asal Indonesia adalah salah satu sumber potensi jika BNI masuk ke Arab Saudi," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :