IHSG dibuka melemah tipis
Rabu, 24 Oktober 2012 - 10:19 WIB
IHSG dibuka melemah tipis
A
A
A
Sindonews.com - Mengawali perdagangan pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penurunan meski tipis. Hal itu dipicu tekanan sentimen negatif yang terjadi di pasar global.
IHSG, pada awal pembukaan perdagangan Rabu (24/10/2012) dibuka turun 12,96 poin atau 0,30 persen ke 4.317,18. Indeks LQ45 anjlok 0,94 poin atau 0,1 persen, indeks IDX30 merosot 0,38 poin atau 0,1 persen, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) mampu menguat 1,18 poin atau 0,2 persen.
transaksi sebesar Rp1112,960 miliar dari 83,323 juta lembar saham diperdagangkan. Selain itu, terpantau investor asing melakukan aksi jual sebesar Rp1,817 miliar. Sebanyak 11 saham menguat, 62 saham stagnan dan 74 saham melemah.
Sementara sektor pendukung indeks saham mayoritas bergerak melemah. Sektor tambang turun 2,16 poin atau 0,1 persen, sektor perdagangan merosot 5,69 poin atau 0,8 persen, sektor keuangan anjlok 2,83 poin atau 0,5 persen. Sedangkan sektor aneka industri menguat 6,94 poin atau 0,5 persen, dan sektor konsumsi menguat 3,72 poin atau 0,2 persen.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers) antara lain PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp200 ke Rp16.400, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp25.700 ke Rp200, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 ke Rp50.700.
Sedangkan saham-saham yang melemah (top losers) antara lain PT Hero Supermarket Tbk (HERO) turun Rp250 menjadi Rp3.250, saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp250 menjadi Rp21.500, dan saham PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) turun Rp150 menjadi Rp7.050.
Indeks Asia serempak melemah. Indeks Shanghai naik 4,15 poin atau 0,20 persen, dan indeks Straits Times menguat 9,12 poin atau 0,30 persen. Sedangkan indeks Hang Seng menguat 36,36 poin atau 0,17 persen, dan indeks Nikkei anjlok 25,01 poin atau 0,28 persen.
IHSG, pada awal pembukaan perdagangan Rabu (24/10/2012) dibuka turun 12,96 poin atau 0,30 persen ke 4.317,18. Indeks LQ45 anjlok 0,94 poin atau 0,1 persen, indeks IDX30 merosot 0,38 poin atau 0,1 persen, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) mampu menguat 1,18 poin atau 0,2 persen.
transaksi sebesar Rp1112,960 miliar dari 83,323 juta lembar saham diperdagangkan. Selain itu, terpantau investor asing melakukan aksi jual sebesar Rp1,817 miliar. Sebanyak 11 saham menguat, 62 saham stagnan dan 74 saham melemah.
Sementara sektor pendukung indeks saham mayoritas bergerak melemah. Sektor tambang turun 2,16 poin atau 0,1 persen, sektor perdagangan merosot 5,69 poin atau 0,8 persen, sektor keuangan anjlok 2,83 poin atau 0,5 persen. Sedangkan sektor aneka industri menguat 6,94 poin atau 0,5 persen, dan sektor konsumsi menguat 3,72 poin atau 0,2 persen.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers) antara lain PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp200 ke Rp16.400, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp25.700 ke Rp200, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 ke Rp50.700.
Sedangkan saham-saham yang melemah (top losers) antara lain PT Hero Supermarket Tbk (HERO) turun Rp250 menjadi Rp3.250, saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp250 menjadi Rp21.500, dan saham PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) turun Rp150 menjadi Rp7.050.
Indeks Asia serempak melemah. Indeks Shanghai naik 4,15 poin atau 0,20 persen, dan indeks Straits Times menguat 9,12 poin atau 0,30 persen. Sedangkan indeks Hang Seng menguat 36,36 poin atau 0,17 persen, dan indeks Nikkei anjlok 25,01 poin atau 0,28 persen.
(gpr)
Lihat Juga :