DPR tak mau simpulkan hasil audit BPK
Selasa, 30 Oktober 2012 - 11:26 WIB
DPR tak mau simpulkan hasil audit BPK
A
A
A
Sindonews.com - Ketua komisi VII Bidang Energi, DPR RI, Sutan Bathoegana mengaku pihaknya tidak bisa menyimpulkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan adanya inefisiensi pada PT PLN sebesar Rp37,6 triliun.
"Kita belum menyimpulkan PLN menimbulkan kerugian negara sebelum bertemu Pak Dahlan," ujar Sutan saat dihubungi wartawan, Selasa (30/10/2012).
Komisi VII tentu membutuhkan keterangan Dahlan Iskan sebagai Dirut PLN pada waktu itu. Namun, dua kali diundang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu tidak memenuhi undangan DPR.
"Sudah dua kali Pak Dahlan sibuk, Pertama menemani SBY ke Yogya, kedua dia ke Jambi," pungkas ketua DPP partai Demokrat ini.
Saat ini, lanjutnya, DPR masih mencari waktu yang tepat untuk mengundang kembali Dahlan Iskan. Menurutnya anggota komisi VII menginginkan saat reses, tapi masih tergantung ketua Panja Hulu listrik, Effendi Simbolon.
"Iyalah usai reses, tapi teman-teman malah minta saat reses, tapi tergantung Effendi Simbolon (ketua Panja)," pungkasnya.
"Kita belum menyimpulkan PLN menimbulkan kerugian negara sebelum bertemu Pak Dahlan," ujar Sutan saat dihubungi wartawan, Selasa (30/10/2012).
Komisi VII tentu membutuhkan keterangan Dahlan Iskan sebagai Dirut PLN pada waktu itu. Namun, dua kali diundang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu tidak memenuhi undangan DPR.
"Sudah dua kali Pak Dahlan sibuk, Pertama menemani SBY ke Yogya, kedua dia ke Jambi," pungkas ketua DPP partai Demokrat ini.
Saat ini, lanjutnya, DPR masih mencari waktu yang tepat untuk mengundang kembali Dahlan Iskan. Menurutnya anggota komisi VII menginginkan saat reses, tapi masih tergantung ketua Panja Hulu listrik, Effendi Simbolon.
"Iyalah usai reses, tapi teman-teman malah minta saat reses, tapi tergantung Effendi Simbolon (ketua Panja)," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :