Merpati cetak laba Rp500 juta/hari
Selasa, 30 Oktober 2012 - 15:43 WIB
Merpati cetak laba Rp500 juta/hari
A
A
A
Sindonews.com - Perbaikan Manajemen yang dilakukan PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) berbuah manis. Hasilnya, tahun ini laba harian Merpati mencapai Rp500 juta.
"Sekarang secara keseluruhan Merpati surplus. Salah satu yang kita jual ke investor adalah kinerja kita, jadi kita harus untung. Surplus per hari bisa sekitar Rp500 juta," kata VP Corporate Secretary and Legal Merpati, Herry Saptanto, di Restoran Bumbu Desa, Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Herry memaparkan, manajemen Merpati telah memperketat kontrolnya untuk meningkatkan kinerja. Diharapkan, perbaikan kinerja ini akan menarik perhatian investor, sehingga Merpati dapat memperkuat permodalannya.
"Yang kita lakukan, yang bikin investor percaya. Kita lakukan pengawasan harian, kita evaluasi setiap rute yg terjadi kemarin. Lima rute dengan rugi terbesar harus kita analisis. Kalau rugi terus kita tutup," ujarnya.
Penyempurnaan manajemen ini juga berhasil membuat jumlah penumpang Merpati melonjak hingga 1,5 kali lipat menjadi 3 juta penumpang pada periode Januari-September 2012. "Sampai dengan September kita sudah ada 3 juta penumpang, tahun lalu hanya 2 juta," tukas Herry.
Namun, Herry mengakui, ada sekitar 20 dari 120 rute penerbangan Merpati yang mengalami kerugian. Beberapa diantaranya bahkan harus ditutup pada tahun ini, misalnya rute Jakarta-Bandung yang ditutup, Jakarta-Lampung, dan Jakarta Semarang. "Dari 120 rute, yang rugi 15 persen," tutupnya.
"Sekarang secara keseluruhan Merpati surplus. Salah satu yang kita jual ke investor adalah kinerja kita, jadi kita harus untung. Surplus per hari bisa sekitar Rp500 juta," kata VP Corporate Secretary and Legal Merpati, Herry Saptanto, di Restoran Bumbu Desa, Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Herry memaparkan, manajemen Merpati telah memperketat kontrolnya untuk meningkatkan kinerja. Diharapkan, perbaikan kinerja ini akan menarik perhatian investor, sehingga Merpati dapat memperkuat permodalannya.
"Yang kita lakukan, yang bikin investor percaya. Kita lakukan pengawasan harian, kita evaluasi setiap rute yg terjadi kemarin. Lima rute dengan rugi terbesar harus kita analisis. Kalau rugi terus kita tutup," ujarnya.
Penyempurnaan manajemen ini juga berhasil membuat jumlah penumpang Merpati melonjak hingga 1,5 kali lipat menjadi 3 juta penumpang pada periode Januari-September 2012. "Sampai dengan September kita sudah ada 3 juta penumpang, tahun lalu hanya 2 juta," tukas Herry.
Namun, Herry mengakui, ada sekitar 20 dari 120 rute penerbangan Merpati yang mengalami kerugian. Beberapa diantaranya bahkan harus ditutup pada tahun ini, misalnya rute Jakarta-Bandung yang ditutup, Jakarta-Lampung, dan Jakarta Semarang. "Dari 120 rute, yang rugi 15 persen," tutupnya.
(rna)
Lihat Juga :