Laba ICBP tumbuh 8,4% jadi Rp1,66 T
Rabu, 31 Oktober 2012 - 09:43 WIB
Laba ICBP tumbuh 8,4% jadi Rp1,66 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) pada kuartal III tahun ini berhasil membukukan laba period berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 8,4 persen menjadi Rp1,66 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp1,53 triliun.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan, naiknya laba bersih didorong naiknya penjualan bersih perseroan pada periode tersebut.
"ICBP membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp16,23 triliun, tumbuh 12,3 persen dari Rp14,45 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (31/10/2012).
Naiknya penjualan tersebut didorong naiknya volume panjualan yang terjadi hampir di seluruh divisi. Kontribusi terbesar berasal dari divisi mi instan, yang tumbuh 69 persen dan dairy sekitar 18 persen. Sedangkan, divisi penyedap rasa tumbuh 4 persen, makanan ringan 7 persen serta nutrisi dan makanan khusus 2 persen.
Meningkatnya penjualan menyebabkan laba bruto perseroan meningkat 14,7 persen menjadi Rp4,31 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,76 triliun. Laba usaha tumbuh 8 persen menjadi Rp2,17 triliun dari Rp2,01 triliun.
"ICBP meraih kinerja yang baik, dimana hampir seluruh divisi mencatat pertumbuhan dalam sembilan bulan tahun ini," ujarnya.
Dengan capaian tersebut, dia optimistis, prospek kinerja perseroan di sisa tahun ini dan tahun-tahun mendatang masih akan positif. Untuk itu, perseroan akan fokus pada pertumbuhan bisnis inti, dengan mempercepat inovasi.
Itu dilakukan untuk memperluas portofolio produk dan meningkatkan upaya perseroan mendapatkan peluang usaha baru guna mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan kedepan.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan, naiknya laba bersih didorong naiknya penjualan bersih perseroan pada periode tersebut.
"ICBP membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp16,23 triliun, tumbuh 12,3 persen dari Rp14,45 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (31/10/2012).
Naiknya penjualan tersebut didorong naiknya volume panjualan yang terjadi hampir di seluruh divisi. Kontribusi terbesar berasal dari divisi mi instan, yang tumbuh 69 persen dan dairy sekitar 18 persen. Sedangkan, divisi penyedap rasa tumbuh 4 persen, makanan ringan 7 persen serta nutrisi dan makanan khusus 2 persen.
Meningkatnya penjualan menyebabkan laba bruto perseroan meningkat 14,7 persen menjadi Rp4,31 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,76 triliun. Laba usaha tumbuh 8 persen menjadi Rp2,17 triliun dari Rp2,01 triliun.
"ICBP meraih kinerja yang baik, dimana hampir seluruh divisi mencatat pertumbuhan dalam sembilan bulan tahun ini," ujarnya.
Dengan capaian tersebut, dia optimistis, prospek kinerja perseroan di sisa tahun ini dan tahun-tahun mendatang masih akan positif. Untuk itu, perseroan akan fokus pada pertumbuhan bisnis inti, dengan mempercepat inovasi.
Itu dilakukan untuk memperluas portofolio produk dan meningkatkan upaya perseroan mendapatkan peluang usaha baru guna mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan kedepan.
(rna)
Lihat Juga :