Laba London Sumatra terkoreksi 27,6%
Rabu, 31 Oktober 2012 - 10:29 WIB
Laba London Sumatra terkoreksi 27,6%
A
A
A
Sindonews.com - PT London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) pada kuartal III tahun ini membukukan penurunan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 27,6 persen menjadi Rp949,86 miliar dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,3 triliun.
Dalam laporan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) terungkap, turunnya laba tersebut akibat menurunnya penjualan pada periode tersebut sebesar 4,26 persen menjadi Rp3,37 triliun dari Rp3,52 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Disamping itu, beban pokok penjualan juga bertambah sebesar 17,75 persen menjadi Rp1,99 triliun dari Rp1,69 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban penjualan dan distribusi juga meningkat menjadi Rp40,11 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp17,46 miliar, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp266,64 miliar dari Rp258,2 miliar.
Laba operasi menurun sekitar 2,77 persen menjadi Rp1,12 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp1,55 triliun. Beban keuangan meningkat menjadi Rp2,92 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp2,57 miliar dan bagian atas rugi entitas asosiasi naik 18,49 miliar dari Rp1,55 miliar pada kuartal III tahun lalu.
Laba periode berjalan turun 27,66 persen menjadi Rp949,41 miliar dari Rp1,31 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal III tahun ini turun menjadi Rp139 dari periode yang sama tahun lalu Rp192 per lembar saham.
Dalam laporan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) terungkap, turunnya laba tersebut akibat menurunnya penjualan pada periode tersebut sebesar 4,26 persen menjadi Rp3,37 triliun dari Rp3,52 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Disamping itu, beban pokok penjualan juga bertambah sebesar 17,75 persen menjadi Rp1,99 triliun dari Rp1,69 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban penjualan dan distribusi juga meningkat menjadi Rp40,11 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp17,46 miliar, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp266,64 miliar dari Rp258,2 miliar.
Laba operasi menurun sekitar 2,77 persen menjadi Rp1,12 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp1,55 triliun. Beban keuangan meningkat menjadi Rp2,92 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp2,57 miliar dan bagian atas rugi entitas asosiasi naik 18,49 miliar dari Rp1,55 miliar pada kuartal III tahun lalu.
Laba periode berjalan turun 27,66 persen menjadi Rp949,41 miliar dari Rp1,31 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal III tahun ini turun menjadi Rp139 dari periode yang sama tahun lalu Rp192 per lembar saham.
(rna)
Lihat Juga :