UMK Kuningan masih di bawah KHL

Kamis, 01 November 2012 - 19:44 WIB
UMK Kuningan masih di...
UMK Kuningan masih di bawah KHL
A A A
Sindonews.com - Angka upah minimum Kabupaten (UMK) Kuningan tahun 2013 nanti akhirnya disepakati menjadi Rp857.000 atau naik 6,5 persen dari UMK tahun 2012 sebesar Rp805.000. Namun jumlah tersebut masih dibawah angka Kebutuhah Hidup Layak (KHL) Kabupaten Kuningan yang mencapai Rp 910.998.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Kuningan Dadang Supardan mengungkapkan, penetapan UMK yang baru sebesar itu merupakan kesepakatan hasil pertemuan antara pengusaha melalui Apindo dan perwakilan buruh melalui SPSI yang ditengahi Dinsosnaker atas pertimbangan sejumlah instansi terkait di kantor Dinsosnaker Kuningan, Kamis (1/11/2012).

Diakui Dadang, sempat terjadi tawar menawar besarnya kenaikan upah yang akan ditetapkan antara pengusaha dan buruh, namun setelah mendapat masukan dari berbagai pihak seperti BPS, Akademisi dan Dewan Pengupahan, akhirnya disepakati kenaikan UMK tahun 2013 sebesar 6,5 persen dari UMK tahun ini.

"Seperti pembahasan tahun-tahun sebelumnya, pihak buruh menginginkan upah yang sebesar-besarnya sedangkan pengusaha sebaliknya. Namun setelah mendapat masukan dari BPS tentang kondisi inflasi di Kuningan serta pertumbuhan ekonominya, akhirnya disepakati kenaikannya 6,5 persen," kata Dadang.

Diakui Dadang, UMK Kabupaten Kuningan tahun ini pun masih belum mencapai angka yang sama dengan KHL. Hal ini disebabkan karena angka tersebut dianggap masih memberatkan pihak pengusaha, terutama pemilik perusahaan yang kecil dan menengah.

"Pengusaha keberatan dengan penetapan KHL yang terlalu besar, apalagi indikator penetapannya pun berdasarkan 60 item kebutuhan tidak seperti tahun lalu yang hanya 46 item saja. Bahkan semir sepatu, sikat gigi, sisir, obat anti nyamuk bakar hingga rekreasi masuk dalam indikator tersebut," kata Dadang.

Namun Dadang bersyukur akhirnya setelah melalui perdebatan cukup alot, akhirnya kedua belah pihak menyepakati angka kenaikan UMK tahun ini menjadi Rp857.000 atau naik Rp 52.000 dibanding tahun 2012. Dari hasil kesepakatan tersebut, lanjut Dadang, kemudian akan dibuat berita acaranya untuk ditandatangani bupati untuk kemudian diajukan ke gubernur untuk disahkan.

"Sambil menunggu pengesahan dari gubernur, kami akan segera menyosialisasikannya kepada para pemilik usaha di Kabupaten Kuningan untuk diketahui dan mulai menyusun kembali rencana keuangannya, terutama terkait pengupahan agar sudah bisa dilaksanakan mulai awal tahun 2013 nanti sesuai kesepakatan tersebut," imbau Dadang.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Acep Purnama menilai, UMK sebesar itu cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari buruh di Kabupaten Kuningan meskipun nilainya masih di bawah KHL. Hal ini berdasarkan pertimbangan sebagian besar buruh di Kabupaten Kuningan adalah warga pribumi yang berdomisili masih berada di dekat tempat kerjanya.

"Sehingga mereka tak perlu pengeluaran tambahan untuk sewa rumah ataupun transportasi karena tempat tinggal mereka masih dalam wilayah Kabupaten Kuningan. Namun saya berharap agar para pengusaha juga memberikan fasilitas tambahan bagi para karyawan seperti menyediakan angkutan gratis, pengobatan bahkan jika perlu diasuransikan," ungkap Acep.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan UMK Jabar 2024...
Kenaikan UMK Jabar 2024 Disebut Cukup Adil, Pengusaha: Ekonomi Sedang Tak Baik-baik Saja
50% Perusahaan di Tangsel...
50% Perusahaan di Tangsel Tidak Mampu Bayar Gaji Pekerja Sesuai UMK Rp4,2 Juta
UMK Depok 2025 Resmi...
UMK Depok 2025 Resmi Ditetapkan Rp5.195.720
Diprediksi UMK 2024...
Diprediksi UMK 2024 Hanya Naik 3 Persen, Buruh Tolak Mekanisme Penghitungan Penetapan Upah
Tenang! Upah Minimum...
Tenang! Upah Minimum Kabupaten/Kota Tidak Dihapus
Apindo Jabar Keukeuh...
Apindo Jabar Keukeuh Tolak Kenaikan UMK: Perusahaan Terbebani dan Bisa PHK Karyawan
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
3 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved