Kopi Temanggung berpeluang ke pasar internasional
Sabtu, 03 November 2012 - 19:32 WIB
Kopi Temanggung berpeluang ke pasar internasional
A
A
A
Sindonews.com - Komunitas ASEAN yang akan dibentuk 2015 berpengaruh positif terhadap produk kopi asal Temanggung untuk masuk ke pasar internasional.
"Melalui Komunitas ASEAN, ada kesempatan besar kopi Temanggung masuk ke pasar tersebut," kata Dirjen Kerja Sama ASEAN Kemlu, I Gusti Agung Wesaka Puja di Temanggung, Jumat (2/11/2012).
Menurutnya, hal tersebut pada sosialisasi Komunikasi ASEAN di Gedung Graha Bhumi Phala Setda Temanggung diikuti para pejabat Pemkab Temanggung, pengusaha, dan sejumlah asosiasi.
Ia mengatakan, jumlah penduduk ASEAN sekitar 600 juta, 200 juta di antaranya berada di Indonesia sehingga kalau ada kerja sama yang baik maka peningkatan ekonomi cukup terbuka.
Ke depan, katanya, dalam perdagangan ekspor-impor Indonesia jangan hanya menjadi pasar tempat membanjirnya barang-barang murah. "Kopi Temanggung bisa dijadikan branding, karena dari sisi kualitas juga tidak kalah dengan yang lain," katanya.
ASEAN saat ini, ia menambahkan, bukan hanya memiliki kerjasama dengan 10 anggotanya tapi juga dengan negara-negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar Asia, yaitu China dan India. Jumlah tersebut sama dengan sepertiga penduduk di dunia saat ini yang jumlahnya ada tujuh miliar.
"Untuk merealisasikan perencanaan itu, bukan hanya peran pemerintah pusat saja tapi juga dibutuhkan peran pemerintah daerah," tandasnya.
"Melalui Komunitas ASEAN, ada kesempatan besar kopi Temanggung masuk ke pasar tersebut," kata Dirjen Kerja Sama ASEAN Kemlu, I Gusti Agung Wesaka Puja di Temanggung, Jumat (2/11/2012).
Menurutnya, hal tersebut pada sosialisasi Komunikasi ASEAN di Gedung Graha Bhumi Phala Setda Temanggung diikuti para pejabat Pemkab Temanggung, pengusaha, dan sejumlah asosiasi.
Ia mengatakan, jumlah penduduk ASEAN sekitar 600 juta, 200 juta di antaranya berada di Indonesia sehingga kalau ada kerja sama yang baik maka peningkatan ekonomi cukup terbuka.
Ke depan, katanya, dalam perdagangan ekspor-impor Indonesia jangan hanya menjadi pasar tempat membanjirnya barang-barang murah. "Kopi Temanggung bisa dijadikan branding, karena dari sisi kualitas juga tidak kalah dengan yang lain," katanya.
ASEAN saat ini, ia menambahkan, bukan hanya memiliki kerjasama dengan 10 anggotanya tapi juga dengan negara-negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar Asia, yaitu China dan India. Jumlah tersebut sama dengan sepertiga penduduk di dunia saat ini yang jumlahnya ada tujuh miliar.
"Untuk merealisasikan perencanaan itu, bukan hanya peran pemerintah pusat saja tapi juga dibutuhkan peran pemerintah daerah," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :