Anak usaha Astra International lakukan ekspansi

Minggu, 04 November 2012 - 17:35 WIB
Anak usaha Astra International...
Anak usaha Astra International lakukan ekspansi
A A A
Sindonews.com - Sejumlah anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) melakukan ekpansi usaha, seperti PT Astratel Nusantara, PT Astratel Nusantara dan PT Federal International Finance (FIF).

PT Astratel Nusantara tengah menggarap ruas tol sepanjang 250 kilometer (km). Itu dalam rangka menambah konsesi baru jalan tol yang sudah dimiliki saat ini sepanjang 110 km.

Chief of Group Treasury and Investor Relations Astra, Iwan Hadiantoro mengatakan, perseroan terus serius menggarap sektor infrastruktur terutama jalan tol karena peluang dan potensi mengoperasikan jalan tol sangat positif. Terlebih setiap tahun, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kebutuhan akan kendaraan bermotor terutama mobil terus mengalami peningkatan.

"Hal itu karena transportasi masih tinggi, sejalan dengan keperluan bisnis bagi transportasi darat," ujar Iwan saat acara Workshop Wartawan Pasar Modal 2012 di Bandung, pekan lalu.

Menurut dia, hal tersebut membuat perseroan semakin tertarik untuk mengembangkan sektor infrastruktur dan konsesi jalan tol. Sementara, Astratel akan melihat peluang dan potensi untuk mengoperasikan jalan tol, dengan prioritas utama tol Trans Jawa. "Jika ada yang berpeluang kita evaluasi dan kita ambil," kata dia.

Iwan mengungkapkan, Astratel sudah menyiapkan dana untuk ekspansi usaha di bisnis ini mencapai Rp12 triliun. Selain itu, anak usaha Astra dibidang suku cadang, yakni PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) tengah mengembangkan bisnis pembiayaan berbasis syariah untuk mengantisipasi batas aturan down payment (DP) sebesar 20 persen.

Hal ini dilakukan karena berdasarkan data yang dimiliki banyaknya pembeli kendaraan bermotor roda dua dari kelas menengah ke bawah. "Golongan menengah ke bawah adalah tipe konsumen kendaraan roda dua, maka FIF dari unit pembiayaan Astra mengembangkan pembiayaan syariah hampir di setiap unitnya," kata Direktur AUTO Robby Sani.

Dia mengakui, pelanggan motor roda dua sangat kesulitan untuk memenuhi pembiayaan dengan aturan DP minimal 20 persen. Beda halnya dengan pelanggan kendaraan roda empat yang mengalami pertumbuhan sebesar empat persen dari 21 persen menjadi 25 persen untuk pembayaran uang muka.

Sementara itu, PT Federal International Finance (FIF) berncana untuk menggenjot pembiayaan pembelian sepeda motor secara kredit melalui program finance syariah. Ini merupakan upaya perseroan untuk tetap bisa meraup masyarakat yang terkena dampak setelah pemerintah menerapkan aturan pembayaran uang muka minimum.

Direktur FIF Djap Tet Fa mengatakan, pembiayaan kredit syariah setia tahunnya mengalami pertumbuhan. Jika dilihat sepanjang sembilan bulan 2012, kredit melalui syariah memberikan kontribusi yang cukup tinggi mencapai 10 persen dari total pembiayaan yang naik 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara keseluruhan, PT Astra International Tbk (ASII) sepanjang kuartal III/2012 telah merealisasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp11 triliun.

Capex itu tersisa Rp4 triliun karena dari capex yang dianggarkan perseroan sepanjang tahun 2012 mengalami revisi dari Rp17 triliun menjadi Rp15 triliun. Hal ini dilakukan karena anak usaha ASII dibidang penjualan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penyusutan pembeli.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Naik 20%, Penjualan...
Naik 20%, Penjualan Mobil Grup Astra Tembus 413.464 Unit per September 2022
Berkreasi dan Berinovasi...
Berkreasi dan Berinovasi Membantu Astra Lewati Masa Pandemi 2020
Bukan Virgin Biasa,...
Bukan 'Virgin' Biasa, VCO Inovasi Bambang Bantu Perbaikan Gizi Anak Parigi Moutong
Gegara Ini, Laba Astra...
Gegara Ini, Laba Astra Agro Anjlok 56,22%
Kembangkan Inovasi,...
Kembangkan Inovasi, Astra Tetapkan 23 Finalis yang Inspiratif
Raih Laba Rp21,70 Triliun,...
Raih Laba Rp21,70 Triliun, Astra Tebar Dividen Rp8,66 Triliun
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
26 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
33 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
56 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
2 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved