Dahlan bimbang laporkan pemerasan BUMN ke KPK
Senin, 05 November 2012 - 14:31 WIB
Dahlan bimbang laporkan pemerasan BUMN ke KPK
A
A
A
Sindonews.com - Sebagai Menteri BUMN, Dahlan Iskan merasa bukan merupakan kewajibannya untuk melaporkan adanya pemerasan BUMN oleh anggota DPR kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Katakanlah lembaga aktivis yang tugasnya seperti itu, saya Menteri BUMN yang konsentrasinya membenahi BUMN," kata Dahlan Iskan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Dia mengatakan, pengaduannya kepada pemerintah bahwa BUMN sering diperas DPR bukan dimaksudkan untuk membersihkan DPR. Pengaduan itu, menurutnya, merupakan usahanya sebagai Menteri BUMN untuk membersihkan BUMN dari transaksi-transaksi kotor semacam itu yang telah berlangsung lama sekali.
"Begini sebetulnya, semangat saya adalah membersihkan atau mencegah BUMN dari intervensi atau kongkalikong. Titik beratnya membenahi BUMN, bukan membenahi lembaga lain, karena saya Menteri BUMN," terang Dahlan.
Namun, ia mengaku akan mempertimbangkan lebih lanjut untuk melapor ke KPK bila diperlukan. "Tapi kalau misalnya nanti baiknya ke KPK, saya pikirkan dan konsultasi," tutupnya.
"Katakanlah lembaga aktivis yang tugasnya seperti itu, saya Menteri BUMN yang konsentrasinya membenahi BUMN," kata Dahlan Iskan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Dia mengatakan, pengaduannya kepada pemerintah bahwa BUMN sering diperas DPR bukan dimaksudkan untuk membersihkan DPR. Pengaduan itu, menurutnya, merupakan usahanya sebagai Menteri BUMN untuk membersihkan BUMN dari transaksi-transaksi kotor semacam itu yang telah berlangsung lama sekali.
"Begini sebetulnya, semangat saya adalah membersihkan atau mencegah BUMN dari intervensi atau kongkalikong. Titik beratnya membenahi BUMN, bukan membenahi lembaga lain, karena saya Menteri BUMN," terang Dahlan.
Namun, ia mengaku akan mempertimbangkan lebih lanjut untuk melapor ke KPK bila diperlukan. "Tapi kalau misalnya nanti baiknya ke KPK, saya pikirkan dan konsultasi," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :