Dirut RNI bantah pernah dimintai upeti
Senin, 05 November 2012 - 15:39 WIB
Dirut RNI bantah pernah dimintai upeti
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Ismed Hasan Putro membuat pernyataan yang tidak konsisten soal pengakuannya bahwa dirinya pernah dimintai upeti oleh DPR. Hari ini, dia mengaku tidak pernah menyatakan adanya percobaan pemerasan terhadap RNI oleh DPR.
"Saya tidak pernah ngomong upeti, yang ngomong upeti wartawan, saya hanya bercerita tentang modusnya itu yang sudah dimuat di beberapa media," kata Ismed kepada wartawan sebelum mengikuti pertemuan tertutup dengan BK DPR di Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Pihaknya, kata dia, hanya pernah mengisahkan modus-modus pemerasan BUMN oleh anggota DPR. "Saya cuma menyampaikan modus saja, saya tidak punya nama," ungkap Ismed.
Sebagai catatan, Ismed mengaku, pernah ada permintaan upeti dari DPR dalam wawancara dengan Sindonews pada Senin 29 Oktober 2012 lalu.
"Saya pernah dihubungi oleh corsec (corporate secretary) saya untuk mengeluarkan anggaran terkait dengan urunan dalam rangka RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan DPR," tutur Ismed Hasan Putro di Menara MNC waktu itu.
"Saya tidak pernah ngomong upeti, yang ngomong upeti wartawan, saya hanya bercerita tentang modusnya itu yang sudah dimuat di beberapa media," kata Ismed kepada wartawan sebelum mengikuti pertemuan tertutup dengan BK DPR di Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Pihaknya, kata dia, hanya pernah mengisahkan modus-modus pemerasan BUMN oleh anggota DPR. "Saya cuma menyampaikan modus saja, saya tidak punya nama," ungkap Ismed.
Sebagai catatan, Ismed mengaku, pernah ada permintaan upeti dari DPR dalam wawancara dengan Sindonews pada Senin 29 Oktober 2012 lalu.
"Saya pernah dihubungi oleh corsec (corporate secretary) saya untuk mengeluarkan anggaran terkait dengan urunan dalam rangka RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan DPR," tutur Ismed Hasan Putro di Menara MNC waktu itu.
(rna)
Lihat Juga :