FSP BUMN : DPR peras BUMN melalui RDP
Senin, 05 November 2012 - 16:51 WIB
FSP BUMN : DPR peras BUMN melalui RDP
A
A
A
Sindonews.com - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN mengungkapkan, anggota DPR kerap memanfaatkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPR dan BUMN untuk meminta upeti kepada BUMN.
"Selama ini terkesan bahwa RDP DPR dengan manajemen BUMN lebih merupakan 'pintu masuk' praktek intervensi politik dan mengobok-obok BUMN daripada pengawasan," terang Ketua Umum FSP BUMN Abdul Latif Algaff dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Karena itu, FSP BUMN meminta RDP dengan DPR dihentikan untuk sementara demi memberantas pemerasan BUMN, sehingga perusahaan-perusahaan berpelat merah bisa dikelola dengan lebih baik dan profesional.
"FSP BUMN Meminta RDP DPR dengan manajemen BUMN dihentikan sampai terbukti bahwa RDP berjalan profesional dan bebas dari perilaku menyimpang dari tujuan RDP," lanjutnya.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Bidang FSP BUMN Nugroho mengungkapkan, praktek pemerasan BUMN melalui RDP telah berlangsung sejak lama.
"Upeti DPR itu bukan rahasia karena sejak zaman dahulu setiap rapat kami selalu memberi amplop," ujarnya ketika aksi demonstrasi FSP BUMN mendukung Dahlan Iskan di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/11/2012).
"Selama ini terkesan bahwa RDP DPR dengan manajemen BUMN lebih merupakan 'pintu masuk' praktek intervensi politik dan mengobok-obok BUMN daripada pengawasan," terang Ketua Umum FSP BUMN Abdul Latif Algaff dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Karena itu, FSP BUMN meminta RDP dengan DPR dihentikan untuk sementara demi memberantas pemerasan BUMN, sehingga perusahaan-perusahaan berpelat merah bisa dikelola dengan lebih baik dan profesional.
"FSP BUMN Meminta RDP DPR dengan manajemen BUMN dihentikan sampai terbukti bahwa RDP berjalan profesional dan bebas dari perilaku menyimpang dari tujuan RDP," lanjutnya.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Bidang FSP BUMN Nugroho mengungkapkan, praktek pemerasan BUMN melalui RDP telah berlangsung sejak lama.
"Upeti DPR itu bukan rahasia karena sejak zaman dahulu setiap rapat kami selalu memberi amplop," ujarnya ketika aksi demonstrasi FSP BUMN mendukung Dahlan Iskan di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/11/2012).
(rna)
Lihat Juga :