Pemprov Jatim impor 461 sapi perah dari Australia
Selasa, 06 November 2012 - 10:27 WIB
Pemprov Jatim impor 461 sapi perah dari Australia
A
A
A
Sindonews.com - Untuk memenuhi kebutuhan susu, pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mengimpor 461 Sapi perah dari Australia. Saat ini, kebutuhan susu di Jatim masih kurang sekitar 600 ribu ton per hari.
Menurut Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulloh Yusuf menjelaskan, produksi susu di Jatim mencapai 900 ribu ton per hari. Jumlah tersebut berasal dari 296 ribu sapi perah. Padahal, permintaan susu khususnya untuk Jatim mencapai 1.600 ton per hari.
"Peluang pasar masih terbuka lebar. Itulah alasan kenapa kita mendatangkan sapi perah itu," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul, Selasa (6/11/2012).
Dia juga mengatakan, sapi perah yang didatangkan dari negeri Kangguru ini akan menambah kuantitas produksi di sejumlah koperasi susu Jawa Timur. Untuk gelombang pertama didatangkan 161 ekor sapi perah, selanjutnya menyusul 300 ekor.
Rencananya, sapi-sapi ini akan disebar di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Sapi perah yang didatangkan berasal dari berbagai kategori usia mulai 19 bulan hingga 20 bulan.
"Pada 2013-2014 mendatang populasi sapi perah di Jatim sudah mencapai 600 ribu ekor. Saat ini, popilasinya mencapai 300 ribu. Dengan demikian kekurangan disparitas antara kebutuhan dan susu yang kita memiliki akan terpenuhi. Sebab, pada usia dua tahun sapi-sapi itu sudah bisa diperah," jelas mantan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) ini.
Lantas berapa anggaran yang dibutuhkan untuk impor sapi ini, Gus Ipul mengungkapkan, pemprov Jatim menggelontor anggaran sebesar Rp17,4 Miliar. Anggaran tersebut sesuai dengan anggaran peningkatan populasi sapi perah di Jawa Timur.
Menurut Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulloh Yusuf menjelaskan, produksi susu di Jatim mencapai 900 ribu ton per hari. Jumlah tersebut berasal dari 296 ribu sapi perah. Padahal, permintaan susu khususnya untuk Jatim mencapai 1.600 ton per hari.
"Peluang pasar masih terbuka lebar. Itulah alasan kenapa kita mendatangkan sapi perah itu," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul, Selasa (6/11/2012).
Dia juga mengatakan, sapi perah yang didatangkan dari negeri Kangguru ini akan menambah kuantitas produksi di sejumlah koperasi susu Jawa Timur. Untuk gelombang pertama didatangkan 161 ekor sapi perah, selanjutnya menyusul 300 ekor.
Rencananya, sapi-sapi ini akan disebar di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Sapi perah yang didatangkan berasal dari berbagai kategori usia mulai 19 bulan hingga 20 bulan.
"Pada 2013-2014 mendatang populasi sapi perah di Jatim sudah mencapai 600 ribu ekor. Saat ini, popilasinya mencapai 300 ribu. Dengan demikian kekurangan disparitas antara kebutuhan dan susu yang kita memiliki akan terpenuhi. Sebab, pada usia dua tahun sapi-sapi itu sudah bisa diperah," jelas mantan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) ini.
Lantas berapa anggaran yang dibutuhkan untuk impor sapi ini, Gus Ipul mengungkapkan, pemprov Jatim menggelontor anggaran sebesar Rp17,4 Miliar. Anggaran tersebut sesuai dengan anggaran peningkatan populasi sapi perah di Jawa Timur.
(rna)
Lihat Juga :