2 Januari 2013, BEI mulai perdagangan 09.00
Kamis, 08 November 2012 - 14:33 WIB
2 Januari 2013, BEI mulai perdagangan 09.00
A
A
A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesai (BEI) mengaku, terus berupaya melakukan perbaikan dan penyelarasan di berbagai sektor terkait akan direalisasikannya perubahan jam perdagangan saham menjadi pukul 9.00 WIB. Perubahan jam perdagangan diproyeksi dapat diberlakuakan secara penuh pada 2 Januari 2013 mendatang.
Direktur Utama BEI, Ito Warsito menerangkan, pada pekan depan pihaknya akan melakukan penyelarasan sistem informasi dengan para anggota bursa. "Jadi minggu depan sosialisasi dengan para IT officer anggota bursa termasuk vendor IT, tujuannnya selaraskan semua sistem," kata Ito di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Lebih lanjut Ito menjelaskan, saat ini pihaknya terus bekerja keras agar semua lini yang perlu dipersiapkan sudah rampung sebelum akhir tahun ini. Dengan demikian, pada awal tahun mendatang, jam perdagangan baru tersebut sudah bisa diberlakukan.
"Apapun yang perlu diubah harus selesai tahun ini. Jadi, kuartal I/2013 sudah siap. Tanggal 2 Januari bisa trading jam 09.00," tegasnya.
Pada jam perdagangan baru, sesi 1 pre-opening berlangsung dari pukul 08.45 hingga 08.55 dan pasar secara resmi dibuka pukul 09.00. Pada sesi 2, pasar dibuka pada pukul 13.30–15.50 dan tidak ada pembentukan harga closing.
Pre-closing dilakukan pada pukul 15.55–16.00. Saat ini order dikumpulkan tanpa macthing trading. Mulai pukul 16.00–16.05 data closing didistribusi ke anggota bursa dan publik. Selanjutnya, pada pukul 16.05–16.15 merupakan post-trading, khususnya pada closing price. Pre-closing dan post-closing diberlakukan untuk menghindari manipulasi pasar dan meningkatkan likuiditas.
Adapun pelaksanaan pre-closing dan post-closing telah dilakukan di banyak negara. Salah satu bursa saham regional yang telah menggunakannya, yaitu bursa saham Hong Kong. Samsul berharap, perubahan jadwal perdagangan tersebut bisa meningkatkan perdagangan di luar Jakarta. Apalagi, saat ini hampir 90 persen perdagangan dilakukan di Jakarta dan sekitarnya.
Direktur Utama BEI, Ito Warsito menerangkan, pada pekan depan pihaknya akan melakukan penyelarasan sistem informasi dengan para anggota bursa. "Jadi minggu depan sosialisasi dengan para IT officer anggota bursa termasuk vendor IT, tujuannnya selaraskan semua sistem," kata Ito di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Lebih lanjut Ito menjelaskan, saat ini pihaknya terus bekerja keras agar semua lini yang perlu dipersiapkan sudah rampung sebelum akhir tahun ini. Dengan demikian, pada awal tahun mendatang, jam perdagangan baru tersebut sudah bisa diberlakukan.
"Apapun yang perlu diubah harus selesai tahun ini. Jadi, kuartal I/2013 sudah siap. Tanggal 2 Januari bisa trading jam 09.00," tegasnya.
Pada jam perdagangan baru, sesi 1 pre-opening berlangsung dari pukul 08.45 hingga 08.55 dan pasar secara resmi dibuka pukul 09.00. Pada sesi 2, pasar dibuka pada pukul 13.30–15.50 dan tidak ada pembentukan harga closing.
Pre-closing dilakukan pada pukul 15.55–16.00. Saat ini order dikumpulkan tanpa macthing trading. Mulai pukul 16.00–16.05 data closing didistribusi ke anggota bursa dan publik. Selanjutnya, pada pukul 16.05–16.15 merupakan post-trading, khususnya pada closing price. Pre-closing dan post-closing diberlakukan untuk menghindari manipulasi pasar dan meningkatkan likuiditas.
Adapun pelaksanaan pre-closing dan post-closing telah dilakukan di banyak negara. Salah satu bursa saham regional yang telah menggunakannya, yaitu bursa saham Hong Kong. Samsul berharap, perubahan jadwal perdagangan tersebut bisa meningkatkan perdagangan di luar Jakarta. Apalagi, saat ini hampir 90 persen perdagangan dilakukan di Jakarta dan sekitarnya.
(rna)
Lihat Juga :