2014, Baramulti targetkan produksi 8,5 juta ton
Kamis, 08 November 2012 - 15:27 WIB
2014, Baramulti targetkan produksi 8,5 juta ton
A
A
A
Sindonews.com - PT Baramulti Sukses Sarana Tbk (BSSR) menargetkan kapasitas produksi sebesar 8,5 juta ton pada tahun 2014. Produksi tersebut sebagian besar dikontribusi anak perusahannanya, PT Antang Gunung Meratus (AGM) sebanyak 7 juta ton.
"Pada 2014 kami optimis dapat meingkatkan kapasitas produksi kami hingga 8,5 juta ton, dengan rincian AGM sebanyak 7 juta ton, sedangkan BSSR sebanyak 1,5 juta ton," ungkap Direktur Utama BSSR, Henry Angkasa di Gedung BEI Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Sementara, ditengah masih terpuruknya sektor pertambangan, Henry optimistis bahwa kondisi tersebut akan membaik pada pertengahan tahun 2013 mendatang.
"Pada kuartal I hingga kuartal II akan sama dengan tahun ini. Namun, untuk kuartal III sampai IV kami optimis akan membaik," tegas dia.
Perseroan baru saja mencatatkan sahamnya di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi tadi dengan melepas 261.500.000 saham atau 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Dari IPO tersebut, perseroan memperoleh dana segar Rp509,9 miliar.
Rencananya, dana hasil IPO dialokasikan sebagian besar untuk modal pada anak perusahaan AGM sebesar 47,9 persen atau Rp 235,9 miliar. Komposisi lainnya adalah untuk tambahan modal untuk BSSR sebesar 10,1 persen atau sekitar Rp50 miliar.
"Sisanya untuk membayar utang bank sebesar 33,6 persen atau sekitar USD18 juta serta keperluan modal kerja sebesar 8,4 persen atau sekitar Rp41,6 miliar," tambahnya.
"Pada 2014 kami optimis dapat meingkatkan kapasitas produksi kami hingga 8,5 juta ton, dengan rincian AGM sebanyak 7 juta ton, sedangkan BSSR sebanyak 1,5 juta ton," ungkap Direktur Utama BSSR, Henry Angkasa di Gedung BEI Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Sementara, ditengah masih terpuruknya sektor pertambangan, Henry optimistis bahwa kondisi tersebut akan membaik pada pertengahan tahun 2013 mendatang.
"Pada kuartal I hingga kuartal II akan sama dengan tahun ini. Namun, untuk kuartal III sampai IV kami optimis akan membaik," tegas dia.
Perseroan baru saja mencatatkan sahamnya di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi tadi dengan melepas 261.500.000 saham atau 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Dari IPO tersebut, perseroan memperoleh dana segar Rp509,9 miliar.
Rencananya, dana hasil IPO dialokasikan sebagian besar untuk modal pada anak perusahaan AGM sebesar 47,9 persen atau Rp 235,9 miliar. Komposisi lainnya adalah untuk tambahan modal untuk BSSR sebesar 10,1 persen atau sekitar Rp50 miliar.
"Sisanya untuk membayar utang bank sebesar 33,6 persen atau sekitar USD18 juta serta keperluan modal kerja sebesar 8,4 persen atau sekitar Rp41,6 miliar," tambahnya.
(rna)
Lihat Juga :