Rupiah diharapkan mampu menguat

Jum'at, 09 November 2012 - 09:01 WIB
Rupiah diharapkan mampu...
Rupiah diharapkan mampu menguat
A A A
Sindonews.com - Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) cenderung menguat terbatas dan berada di level Rp9.625 hingga Rp9.245. Adapun kondisi ini masih dipengaruhi oleh sentimen positif terpilihnya kembali Obama sebagai Presiden AS.

"Namun yang perlu diwaspadai bahwa krisis utang Eropa mulai melemahkan daya tahan ekonomi Jerman. Terbukti, tingkat ekspor Jerman pada September lalu mencatatkan penurunan terbesar dalam sembilan bulan terakhir," kata Analis Valas Rahadyo Anggoro Widagdo di Jakarta, Jumat (9/11/2012).

Rahadyo menilai, kondisi ini semakin menambahkan serangkaian bukti bahwa krisis utang Eropa mulai memukul negara dengan perekonomian terbesar di Benua Biru itu.

"Selain itu berdasarkan data Federal Statistics Office di Wiesbaden, pada hari ini, tingkat ekspor Jerman merosot 2,5 persen. dibanding Agustus. Pada Agustus, tingkat ekspor Jerman masih mencatatkan kenaikan sebesar 2,3 persen," jelasnya.

Jika dilihat, penurunan tersebut merupakan yang terbesar sejak Desember lalu. Sementara, para ekonom memprediksi penurunan sebesar 1,5 persen. Sedangkan tingkat impor turun 1,6 persen dari Agustus.

"Kendati demikian, perekonomian Jerman masih menjadi yang terbaik di antara partner Eropa lainnya. Namun, daya tahan ekonomi Jerman sedikit demi sedikit mulai goyah," tutur Rahadyo.

Menurut Bundesbank perekonomian Jerman di kuartal II-2012 akan menurun. Sementara dari dalam negeri keputusan Bank Indonesia (BI) untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuan di level 5,75 persen akan memberikan sentimen positif bagi rupiah. Suku bunga ini diprediksi akan tetap hingga akhir 2012.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
7 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
7 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
8 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
8 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
8 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
9 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved