Pertamina optimalkan penyaluran BBM dari Teluk Kabung
Jum'at, 09 November 2012 - 13:47 WIB
Pertamina optimalkan penyaluran BBM dari Teluk Kabung
A
A
A
Sindonews.com - Pasca pemblokiran dan perusakan fasilitas Terminal BBM Teluk Kabung, Sumatera Barat, PT Pertamina (persero) tengah melakukan langkah-langkah pemulihan demi terdistribusinya BBM di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Dari keterangan tertulis yang dikeluarkan perseroan, Data hari ini menunjukkan stok BBM di Terminal BBM Teluk Kabung sangat aman untuk memenuhi kebutuhan BBM di Sumatera Barat. Premium berada di angka 18.000 KL, Solar 38.000 KL, dan Minyak Tanah 7.000 KL.
Adapun langkah-langkah pemulihan yang dilakukan Pertamina di antaranya, pertama, melaksanakan penyaluran BBM di TBBM Teluk Kabung. Sejak Rabu (7/11) malam, Pertamina terus melakukan penyaluran melalui mobil tangki di TBBM Teluk Kabung.
Kedua, menambah armada mobil tangki. Hingga sore ini, Pertamina telah menambah sekitar 25 mobil tangki dari total sebelumnya 123 mobil tangki yang melayani SPBU.
Ketiga, Pertamina akan terus melakukan penyaluran sesuai jumlah yang diminta SPBU, hingga pembelian dari konsumen dapat berlangsung normal. Dan yang terakhir, Pertamina melakukan alih supply dari terminal BBM yang berada di sekitar Sumatera Barat, seperti Pekanbaru dan Jambi. Hal ini ditujukan untuk membantu ketahanan stok, khususnya SPBU di perbatasan provinsi.
Assistant Manager External Relation, Fitri Erika mengatakan, Pertamina berharap masyarakat tidak perlu panik karena Pertamina berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat. Iapun menyayangkan pemblokiran dan perusakan yang dilakukan karena hal tersebut sangat mempengaruhi ketersediaan BBM di seluruh Sumatera Barat.
“Pertamina akan terus berupaya untuk dapat memenuhi kebutuhan BBM bagi seluruh masyarakat Indonesia. Insiden yang terjadi tentunya mempengaruhi kemudahan konsumen dalam mencari BBM di SPBU," ujar Fitri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/11/2012).
Diberitakan sebelumnya, akibat unjuk rasa yang dilakukan pada Selasa, 6 November 2012 kemarin di terminal Pertamina Teluk Kabung Padang, Sumatera Barat mengakibatkan sejumlah SPBU di wilayah Kota Padang kehabisan stok premium.
Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya ada tujuh unit SPBU yang kehabisan stok BBM umumnya premium. Seperti di SPBU Putra Suka Indonusa, di jalan Khatib Sulaiman, di lokasi ini kehabisan stok premium sejak kemarin dan rencananya hari ini pukul 15.00 WIB akan masuk stok sebanyak 12 kiloter atau 12 ribu liter.
“Kita memang kehabisan stok premium sejak kemarin, dan barusan ini kita juga kehabisan stok pertamax sementara solar masih ada. Memang umumnya kendaraan butuh premium,” kata Pengawas Umum SPBU Putra Suka Indonusa, Sutan Sofyan, Kamis (8/11/2012).
Selain itu di Khatib Sulaiman ada juga SPBU milik pertamina di daerah ini antrean roda dua mencapai ratusan unit. Pemandangan ini tidak seperti biasa, dalam sehari antrean hanya mencapai puluhan kendaraan roda dua dan tidak sampai seratus, begitu juga kendaraan roda empat yang juga antre panjang membuat ruas jalan utama Kota Padang macet.
Dari keterangan tertulis yang dikeluarkan perseroan, Data hari ini menunjukkan stok BBM di Terminal BBM Teluk Kabung sangat aman untuk memenuhi kebutuhan BBM di Sumatera Barat. Premium berada di angka 18.000 KL, Solar 38.000 KL, dan Minyak Tanah 7.000 KL.
Adapun langkah-langkah pemulihan yang dilakukan Pertamina di antaranya, pertama, melaksanakan penyaluran BBM di TBBM Teluk Kabung. Sejak Rabu (7/11) malam, Pertamina terus melakukan penyaluran melalui mobil tangki di TBBM Teluk Kabung.
Kedua, menambah armada mobil tangki. Hingga sore ini, Pertamina telah menambah sekitar 25 mobil tangki dari total sebelumnya 123 mobil tangki yang melayani SPBU.
Ketiga, Pertamina akan terus melakukan penyaluran sesuai jumlah yang diminta SPBU, hingga pembelian dari konsumen dapat berlangsung normal. Dan yang terakhir, Pertamina melakukan alih supply dari terminal BBM yang berada di sekitar Sumatera Barat, seperti Pekanbaru dan Jambi. Hal ini ditujukan untuk membantu ketahanan stok, khususnya SPBU di perbatasan provinsi.
Assistant Manager External Relation, Fitri Erika mengatakan, Pertamina berharap masyarakat tidak perlu panik karena Pertamina berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat. Iapun menyayangkan pemblokiran dan perusakan yang dilakukan karena hal tersebut sangat mempengaruhi ketersediaan BBM di seluruh Sumatera Barat.
“Pertamina akan terus berupaya untuk dapat memenuhi kebutuhan BBM bagi seluruh masyarakat Indonesia. Insiden yang terjadi tentunya mempengaruhi kemudahan konsumen dalam mencari BBM di SPBU," ujar Fitri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/11/2012).
Diberitakan sebelumnya, akibat unjuk rasa yang dilakukan pada Selasa, 6 November 2012 kemarin di terminal Pertamina Teluk Kabung Padang, Sumatera Barat mengakibatkan sejumlah SPBU di wilayah Kota Padang kehabisan stok premium.
Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya ada tujuh unit SPBU yang kehabisan stok BBM umumnya premium. Seperti di SPBU Putra Suka Indonusa, di jalan Khatib Sulaiman, di lokasi ini kehabisan stok premium sejak kemarin dan rencananya hari ini pukul 15.00 WIB akan masuk stok sebanyak 12 kiloter atau 12 ribu liter.
“Kita memang kehabisan stok premium sejak kemarin, dan barusan ini kita juga kehabisan stok pertamax sementara solar masih ada. Memang umumnya kendaraan butuh premium,” kata Pengawas Umum SPBU Putra Suka Indonusa, Sutan Sofyan, Kamis (8/11/2012).
Selain itu di Khatib Sulaiman ada juga SPBU milik pertamina di daerah ini antrean roda dua mencapai ratusan unit. Pemandangan ini tidak seperti biasa, dalam sehari antrean hanya mencapai puluhan kendaraan roda dua dan tidak sampai seratus, begitu juga kendaraan roda empat yang juga antre panjang membuat ruas jalan utama Kota Padang macet.
(gpr)
Lihat Juga :